Kades Padurenan Kudus Akhirnya Ditahan Kejari

Ilustrasi

Ilustrasi

 

MuriaNewsCom, Kudus – Setelah sekian lama menghilang, Kepala Desa (Kades) Padurenan, Kecamatan Gebog, Arif Khuzaimahtum, akhirnya berhasil ditangkap Kejaksaan Negeri (Kejari) Kudus, Jumat (29/4/2016).

Arif ditahan terkait kasus dugaan korupsi uang dana desa yang dipimpinnya dengan nilai sekitar Rp 432 juta. Kepala Kejari (Kajari) Kudus Hasran HS mengatakan, penahanan tersebut dilakukan, setelah proses penyidikan telah dilakukan dan Arif ditetapkan sebagai tersangka.

Setelah dirasa perlu, Kejaksaan akhirnya melakukan penahanan untuk 20 hari ke depan. ”Penahanan ini dengan maksud agar tersangka tidak melarikan diri, serta menghilangkan barang bukti. Serta untuk memudahkan proses penyidikan lebih lanjut,” kata Hasran.

Menurut Hasran, Arif selanjutnya akan dititipkan di Rumah Tahanan (Rutan) Kudus. Meski saat ini status Arif masih sebagai kades aktif, namun proses hukum tetap dijalankan.

Kasus dugaan korupsi uang dana desa yang dilakukan Arif, terjadi sejak pertengahan tahun 2015 silam. Saat itu, Arif mencairkan dana desa serta ADD dan kemudian menggunakannya untuk kepentingan pribadi.

Namun, dalam kelanjutannya ternyata Arif menghilang. Meski sebelumnya Arif sudah membuat surat pernyataan kalau uang tersebut memang masih digunakan, namun perangkat desa setempat tetap melaporkan Arif ke Kejaksaan.

Editor: Merie