Asisten I: Kami Belum Berhentikan Kades Padurenan

korupsi pnpm

 

MuriaNewsCom, Kudus – Ditahannya Kepala Desa (Kades) Padurenan, Kecamatan Gebog, Arif Khuzaimahtum, mendapat tanggapan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus.

Asisten I Sekda Kudus Agus Budi Satrio mengatakan, sejauh ini pemkab belum melakukan pemberhentian terhadap Arif. Pemkab masih menunggu adanya surat pemberitahuan dari kejaksaan terkait proses hukum yang dilakukan.

”Untuk pemberhentiannya masih belum karena kami harus menunggu surat Kejari, sebagai dasar pengambilan kebijakan tersebut,” kata Agus.

Agus juga berharap, surat dari Kejari tersebut bisa segera dikirim. Hal tersebut dilakukan agar pihak pemkab bisa segera menunjuk pelaksana tugas (plt) kades Padurenan untuk menggantikan tugas Arif.

Diakui Agus, kasus yang menimpa Arif memang membuat jalannya Pemerintahan Desa Padurenan sempat terganggu. Sejumlah administrasi seperti pertanggungjawaban ADD dan dana desa, terhambat akibat Arif terbelit masalah hukum dan sempat menghilang.

”Tak hanya itu, pelayanan kepada masyarakat seperti surat pengantar nikah, jual beli tanah atau pelayanan lain juga sempat terhambat. Jadi memang harus segera ditangani,” imbuhnya.

Setelah sekian lama menghilang, Kepala Desa (Kades) Padurenan, Kecamatan Gebog, Arif Khuzaimahtum, akhirnya berhasil ditangkap Kejaksaan Negeri (Kejari) Kudus, Jumat (29/4/2016).
Arif ditahan terkait kasus dugaan korupsi uang dana desa yang dipimpinnya dengan nilai sekitar Rp 432 juta. Dia ditangkap setelah lama dinyatakan buron.

Editor: Merie