HARI KARTINI : Ini Pesan Bupati Grobogan

Pelaksanaan upacara Hari Kartini di halaman Setda Grobogan dipimpin Bupati Sri Sumarni dengan seluruh petugasnya kaum perempuan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Pelaksanaan upacara Hari Kartini di halaman Setda Grobogan dipimpin Bupati Sri Sumarni dengan seluruh petugasnya kaum perempuan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Momen Hari Kartini yang jatuh hari ini, Kamis (21/4/2016) diharapkan jadi tonggak kebangkitan perempuan, khususnya di Grobogan. Hal itu disampaikan Bupati Grobogan Sri Sumarni dalam amanatnya ketika bertindak jadi inspektur upacara Hari Kartini di halaman setda.

“Perempuan bisa meraih prestasi seperti kaum laki-laki. Jadi, mari kita jadikan momen ini untuk bangkit sekaligus instrospeksi diri,” cetusnya.

Upacara hari Kartini ini dihadiri pula para pimpinan FKPD Grobogan beserta istri atau suami. Hadir pula para kepala SKPD dan pimpinan BUMD Grobogan.

Dalam upacara ini, seluruh petugasnya adalah perempuan. Mulai dari komandan upacara, pengibar bendera, pembaca naskah pembukaan UUD 1945, hingga pembaca doa.

Sri juga menegaskan bahwa dirinya sudah bisa membuktikan. Yang mana, ia tercatat namanya sebagai perempuan pertama yang bisa jadi Bupati Grobogan.

“Pencapaian ini memang tidak mudah dicapai. Tetapi, butuh perjuangan dan kerja keras serta dukungan dari banyak pihak. Jadi pada intinya, jika kita mau berupaya sungguh-sungguh maka kesempatan meraih prestasi dan cita-cita pasti bisa terlaksana,” kata mantan Ketua DPRD Grobogan itu.

Dalam kesempatan itu, Sri juga berpesan agar kepada para perempuan agar tidak lupa tugasnya dalam membina keluarga. Menurutnya, meski punya banyak kesibukan kerja atau usaha namun perhatian terhadap keluarga jangan sampai terabaikan.

“Saat ini, kesibukan orang tua menjadikan komunikasi dengan anak ini berkurang bahkan menghilang. Untuk itu, orang tua harus memberi waktu untuk berkomunikasi dengan anak. Keluarga yang harmonis ini juga salah satu sarana untuk menjadikan anak-anak menjadi orang hebat dikemudian hari,” pesannya.

Editor : Akrom Hazami