Tiket KMC Expres Bahari untuk Penyeberangan ke Karimunjawa Sudah Ludes, Diduga Diborong Oknum Calo

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

KMC Expres Bahari yang melayani rute penyeberangan ke Karimunjawa (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Seiring perkembangan dunia pariwisata di Karimunjawa, banyak masyarakat atau wisatawan baik lokal maupun mancanegara yang ingin berkunjung ke Karimunjawa. Sehingga, penjualan tiket menjadi laris manis, bahkan tak jarang yang sampai kehabisan.

Menjelang libur nasional dan bertepatan dengan akhir pekan pada 5-8 Mei nanti, misalnya, saat ini tiket untuk Kapal Motor Cepat (KMC) Express Bahari sudah habis terjual. Kapal cepat satu-satunya yang melayani trip ke Karimunjawa itu laris manis, padahal liburantersebut masih cukup lama.

Sontak, hal itu memunculkan tanda tanya besar bagi sebagian calon penumpang maupun biro perjalanan yang tak kebagian tiket. Sebagian diantara mereka menuding ada permainan calo yang dilakukan oleh oknum yang ingin memanfaatkan momen jelang liburan.

“Ya gimana kami tidak curiga, tiket untuk akhir pekan sudah habis. Ketika saya tanya ke petugas, tiketnya sudah habis dan diborong oleh orang sampai 150 tiket,” ujar salah seorang calon wisatawan, Rudi, kepada MuriaNewsCom, Rabu (20/4/2016).

Salah seorang calon wisatawan lainnya, yang enggan disebut namanya mengatakan, saat melakukan pembelian tiket pada Minggu 17 April 2016, operator Kapal Express Bahari, PT Sakti Inti Makmur, tidak langsung memberi tiket sesuai identitas calon penumpang. Namun, hanya memberikan blangko daftar penumpang. Tiket baru diambil sepekan jelang pemberangkatan dengan melampirkan indentitas calon penumpang.

“Karena jatah tiket penyeberangan sudah dibeli beberapa orang, pihak kapal tidak menjual tiket lagi. Berarti kalau mau nyeberang harus membeli pada yang sudah mendapat jatah tadi,” katanya.

Tak pelak, harga tiket kapal menjadi lebih mahal. Jika harga resminya Rp 150 ribu, lantaran membeli pada pihak lain, wisatawan harus membayar Rp 200 ribu untuk sekali penyeberangan.

“Beli langsung ke loket tiket sudah habis. Tapi ini saya dapat 5 tiket dari pihak lain. Harganya Rp 200 ribu, itu saja tiket berdiri tidak mendapat nomor kursi,” imbuhnya.

Editor : Kholistiono