Pelatih Persijap Yusack Sutanto Mulai Fokus Pada Skill Pemain

Pelatih Persijap Yusack Sutanto memberikan arahan kepada pemain (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

Pelatih Persijap Yusack Sutanto memberikan arahan kepada pemain (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Persiapan demi persiapan terus dilakukan untuk menyongsong Indonesia Soccer Championship (ISC) seri B 2016 yang akan digelar dalam waktu dekat ini. Persijap Jepara terus melakukan latihan dan menggelar pertandingan ujicoba.

Secara khusus, beberapa hari terakhir ini Coach Yusack Sutanto banyak memberikan materi skill bermain para punggawa Laskar Kalinyamat, terutama pascamelakoni ujicoba dengan PSAD Semarang hingga hari ini, Selasa (19/4/2016).

Dari pantauan MuriaNewsCom di Stadion Gelora Bumi Kartini (SGBK), sejak beberapa hari terakhir ini Yusack memberikan materi skill pemain dalam menjalin kerjasama di atas rumput hijau. Hal itu terlihat dari instruksi yang diberikan Yusack kepada pemain agar tidak sungkan-sungkan “bersuara” supaya pemain lain mengerti apa yang diinginkan. “Ayo kalian bersuara, lebih keras lagi,” perintah Yusack kepada para pemain dalam sesi latihan di SGBK.

Sesekali Yusack juga menjelaskan kepada pemain bahwa suara yang dilontarkan itu sangat penting agar dapat menjaga kekompakan, dan juga untuk berkomunikasi baik dalam satu lini maupun antarlini di lapangan. Selain itu, Yusack juga lebih fokus memberikan arahan kepada pemain terkait dengan efektifitas menyerang dan kekuatan bertahan.

Model latihan yang diberikan kepada skuad Persijap untuk mengasah ketajaman lini depan adalah dengan membentuk satu formasi, kemudian bermain dalam area lapangan yang lebih sempit, lalu para pemain penyerang diminta untuk mempraktekkan beberapa pola permainan agar dapat membobol gawang. “Teman bawa bola dari pinggir, yang lain bergerak agar ada banyak opsi mengarahkan bola,” kata Yusack.

Begitu pula pada momen latihan bertahan. Berlatih di setengah lapangan, sejumlah pemain diminta untuk berbaris di lini belakang, lalu pemain lainnya melakukan upaya menyerang. Kemudian pemain bertahan diminta untuk menghadang pemain penyerang yang membawa bola.

Beberapa kali nampak keseriusan dari pelatih maupun pemain untuk menampilkan performa terbaik mereka menjelang ISC seri B bergulir. Disisi lain, manajemen juga sampai saat ini masih melakukan upaya pencarian tambahan pemain terutama untuk posisi tengah dan depan. Sebab, pemain tengah dan depan yang saat ini ada masih membutuhkan opsi lain agar pola permainan yang diinginkan pelatih dapat terwujud dan pada akhirnya nanti penampilan Persijap lebih ciamik di atas rumput hijau.

Editor : Kholistiono