PNS Kudus yang Pakai Narkoba, Dirimu Terancam

uplod jam 17 PNS narkoba tes urine (e)

Petugas BNNP Jateng saat melakukan kegiatan tes urine di Pemkab Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyakarat BNNP Jawa Tengah Susanto mengatakan, test urine lanjutan untuk PNS yang akan digelar, nantinya bakal dirahasiakan.

“Sifatnya dadakan. Selain itu,nantinya kita juga akan menyerahkan jadwal pemeriksaan itu sepenuhnya kepada pemda setempat. Apakah nanti SKPD ini, di kantor ini, tanggal sekian, hari ini ataupun di pendapa ini? Yang penting kita merahasiakan jadwal itu kepada pegawai. Dan kita siap menggelar kapan saja sesuai dengan kewenangan pemda setempat,” kata Susanto.

Dia menilai, tes urine dadakan bertujuan supaya bisa mencegah ketidakjujuran pegawai yang mengonsumi narkoba sebelumnya. Dengan adanya tes urine dadakan tersebut, pihaknya berharap supaya pegawai selalu mempersiapkan diri.

“Bila kita beritahukan sebelumnya dengan cara formil memberikan surat pemberitahuan, maka pegawai yang memakai obat terlarang bakal tidak hadir atau juga menyembunyikan, atau menukar urine aslinya dengan urine rekan atau keluarganya,” ujarnya.

Sementara itu, terkait tes urine yang sudah dijalani ke-178 PNS di lingkungan Pemkab Kudus pada Senin (18/4/2016), hasilnya adalah negatif. “Ke depannya, tes lanjutan ini mudah-mudahan berjalan lancar dan bisa.

menuju Pemerintahan Kudus yang baik, maju tanpa narkoba,” imbuhnya.

Editor : Akrom Hazami

Baca juga : 178 PNS Kudus Didatangi Pemeriksa Narkoba