UMKM yang Dikelola Perempuan Diminta Harus Bisa Bersaing

 

 

Workshop Usaha Mikro Berbasis Perempuan Pedesaan di Pendopo Kabupaten Jepara (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

Workshop Usaha Mikro Berbasis Perempuan Pedesaan di Pendopo Kabupaten Jepara (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Dalam rangka memperingati HUT Jepara ke-467 dan Festival Kartini IV 2016, Dinas Koperasi, UMKM dan Pengelolaan Pasar Jepara mengadakan Workshop Usaha Mikro Berbasis Perempuan Pedesaan di Pendopo Kabupaten Jepara.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan perempuan dalam pengelolaan usaha kecil dan juga dapat membantu keluarga sejahtera,” kata Kabid UMKM Ririen Hariyanti, dalam membuka acara tersebut, Kamis (14/4/2016).

Kegiatan ini diikuti sebanyak 58 peserta, yang semuanya dari kaum wanita yang mempunyai usaha bergerak di bidang batik, tenun, katering dan makanan ringan (camilan), dengan narasumber dari Surakarta seorang praktisi dan konsultan, yakni Sularni dan Hernia Eka K.

Menurut Sularni, perempuan tidak boleh kalah dengan laki-laki dalam berkarier dan berusaha. Dengan kemampuannya, perempuan dapat menjadikan sesuatu yang tidak berarti menjadi berarti untuk dapat meningkatkan kesejahteraan keluargannya.

“Dengan kegiatan ini, kita akan menjadikan wanita yang kreatif dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan, serta dapat meningkatkan ilmu pengetahuan dan wawasan serta kreativitas untuk dapat menjadi perempuan yang produktif di berbagai sektor,” terangnya.

Selain itu, lanjutnya, perempuan dapat meningkatkan partisipasiperempuan dalam masyarakat. Dia juga mengatakan, untuk menjadikan perempuan yang kreatif dan penuh adanya inovatif diperlukan keberanian untuk melakukan atau mendirikan kewirausahaan.

“Dengan kata lain, mereka yang melakukan upaya-upaya kreatif dan inovatif dengan jalan mengembangkan ide dan meramu sumberdaya untuk menemukan peluang dan perbaikan hidup merupakan pengembanngan diri kita untuk melakukan perubahan menjadi pengusaha,” ungkap Sularni.

Selanjutnya, Sularni mengemukakan bahwa untuk menjadi sukses seseorang harus proaktif dengan tujuan akhir dalam pikiran untuk berkarier, serta dapat mendahulukan prioritas dan berpikir, berusaha untuk mengerti terlebih dahulu dalam mewujudkan apa yang harus dilakukan.

“Diharapkan nantinya para perempuan di pedesaan dapat mempunyai peran yang penting dalam mengisi pembangunan di daerah masing-masing dapat memajukan dan menyejahterahkan hidup perempuan agar mampu bersaing dan berkiprah dalam berbagai usaha sama dengan pria,” jelasnya.

Sementara itu, Hernia Eka mengingatkan kepada kaum wanita yang mempuyai usaha harus sudah siap untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015. Dimana MEA sudah diberlakukan pada bulan Desember 2015, hal ini bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi kemajuan sosial dan pengembangan budaya serta meningkatkan mutu produktifitas agar bisa bersaing dengan negara lain yang ada di ASEAN.

“Untuk menghadapai MEA ini UMKM harus sudah siap dengan cara meningkatkan wawasan dan pengetahuan. Selalu melakukan inovasi produk yang dihasilkan dan dapat memasarkan dengan cepat, dengan melakukan sosialisasi melalui berbagai media baik cetak maupun elektronik untuk dapat membangun kemitraan dengan beberapa produk lainnya,” kata Hernia Eka.

Editor : Kholistiono