Warga Pati Diminta Jangan Tinggalkan Bahasa Indonesia dan Lokal

Sejumlah guru SD di Pati tengah mengikuti pelatihan peningkatan kompetensi berbahasa Indonesia di SMAN 3 Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Sejumlah guru SD di Pati tengah mengikuti pelatihan peningkatan kompetensi berbahasa Indonesia di SMAN 3 Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sudah berlaku di Indonesia, tak terkecuali di Pati. Era pasar bebas di tingkat ASEAN itu tak semestinya membuat warga berbondong-bondong belajar Bahasa Inggris dan meninggalkan bahasanya sendiri.

Karena itu, warga Pati diminta untuk tetap menggunakan bahasa lokal daerah dan Bahasa Indonesia dalam keterlibatannya sebagai masyarakat ASEAN. Karena, penggunaan “bahasa ibu” dinilai penting untuk dilestarikan.

“Pakai Bahasa Indonesia saja bisa, kenapa harus pakai bahasa asing? Kalau ada orang asing mau ke Indonesia terkait dengan MEA, ya mereka yang harus belajar Bahasa Indonesia,” ujar Koordinator Bidang Pembinaan Bahasa Balai Bahasa Jawa Tengah Agus Sudono saat ditemui MuriaNewsCom usai melatih guru SD di Pati di SMAN 3 Pati, Selasa (12/4/2016).

Diakui atau tidak, kata dia, orang asing saat ini banyak yang kursus Bahasa Indonesia di Balai Bahasa Jawa Tengah. Mereka juga mengikuti uji kemahiran bahasa Indonesia (UKBI) atau “TOEFL”-nya bahasa Indonesia.

Karena itu, pihaknya menyayangkan banyaknya tulisan-tulisan di pinggir jalan dan reklame yang menggunakan kosakata Bahasa Inggris ketimbang Bahasa Indonesia. “Saat ini, beberapa generasi tidak mengenal dengan kosakata Bahasa Indonesia sendiri. Misalnya, orang lebih tahu istilah online ketimbang daring, lebih tahu istilah website ketimbang laman, dan seterusnya,” ungkapnya.

Kondisi itu yang membuat Balai Bahasa harus turun di sejumlah daerah, termasuk Pati untuk mendidik guru sekolah dasar. Ratusan guru itu diharapkan menjadi “duta” untuk melakukan transfer wawasan bahasa Indonesia kepada murid SD sebagai generasi penerus bangsa.

Editor : Akrom Hazami
Baca juga: Ratusan Guru SD di Pati Digembleng Melek Bahasa Indonesia