Wow, CFD Kudus Menarik Minat Siswa SMA Pecangaan Jepara

Jpeg

Siswa dari SMAN 1 Pecangaan Jepara ini rela datang Subuh ke ajang car free day (CFD) di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, untuk menjual enaka jajanan demi implementasi mata pelajaran wirausaha. (MuriaNewsCom/EDY SUTRIYONO)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Even car free day (CFD) yang digelar setiap pekan di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, ternyata menarik minat para pelajar dari luar daerah untuk datang ke sana.

Pada pelaksanaan CFD pada Minggu (10/4/2016), ada enam siswa dari SMAN 1 Pecangaan, Jepara. Mereka rela datang ke Kudus saat CFD, untuk bisa mempraktikkan mata pelajaran yang mereka dapatkan.

Mata pelajaran yang dipraktikkan itu adalah mapel kewirausahaan. Karena itu, mereka datang ke CFD dengan berjualan makanan. Itu sebabnya, mereka rela datang Subuh untuk bisa berpartisipasi dalam kegiatan itu.

Salah satu siswi bernama Noor Laili Rahma, (16), mengatakan, kedatangannya bersama lima 5 rekannya itu, memang merupakan bagian dari tugas kelompok.

”Kami mempraktikkan mata pelajaran prakarya, yang di dalamnya ada materi kewirausahaan pada program jurusan IPA. Sehinga kita berjualan makanan secara bersama-sama,” katanya.

Tugas tersebut, menurut Naili, merupakan salah satu untuk modal kenaikan kelas ke jenjang kelas dua belas (XII) yang akan datang. ”Bila tugas ini bisa selesai hari ini, setidaknya kita sudah lega. Dan bisa mendapatkan nilai baik untuk kenaikan kelas nanti,” katanya.

Barang yang dijual keenam siswa tersebut ada tiga macam. Yakni mulai dari makanan dan minuman. Untuk menyediakan barang itu, mereka iuran per orangnya Rp 20 ribu. Setelah itu, mereka membeli bahan baku dan membuatnya sendiri.

”Untuk saat ini kita menjual tiga macam jenis makanan. Yakni sate usus, mi goreng, dan es lilin. Untuk sate ususnya kita jual Rp 1.000, mi goreng Rp 2.500, dan es lilinnya Rp 1.000,” ujarnya.

Editor: Merie