Ternyata, Nelayan Jepara Lebih Pro Menteri Susi

Nelayan di Jepara sedang mencari ikan di perairan setempat. Di Jepara, nelayan lebih menerima kebijakan yang dilakukan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti. (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruzzaman)

Nelayan di Jepara sedang mencari ikan di perairan setempat. Di Jepara, nelayan lebih menerima kebijakan yang dilakukan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti. (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruzzaman)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Berbeda dengan nelayan yang berada di Kabupaten Rembang dan Pati yang menolak kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti, nelayan di Kabupaten Jepara ternyata lebih pro pada kebijakan sang menteri.

Nelayan di sana, lebih menerima saja sejumlah kebijakan yang diambil oleh Menteri Susi. Bagi nelayan Jepara, yang terpenting ada kejelasan mengenai kebijakan yang diambil pemerintah tersebut.

Hal itu seperti yang disampaikan Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Jepara Sudiyatno. Menurutnya, pihaknya memastikan tak ada gelombang penolakan dari nelayan Jepara, terkait dengan sejumlah kebijakan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

”Nelayan Jepara dipastikan tidak terpengaruh dengan aksi penolakan dari nelayan di sejumlah daerah,” ujar Sudiyatno, kepada MuriaNewsCom, Kamis (7/4/2016).

Lebih lanjut dia mengemukakan, nelayan Jepara justru menginginkan agar ada kejelasan mengenai kebijakan KKP. Informasi yang pihaknya terima, sejumlah kebijakan akan diterapkan akhir tahun atau awal 2017 nanti.

”Yang penting bagi kami ada kejelasan. Semoga saja informasi itu benar dan segera diterapkan kebijakan yang telah dikeluarkan,” ungkapnya.

Sudiyatno menerangkan, jika aturan tersebut tidak ditegakkan, maka akan ada kecemburuan dari nelayan Jepara. Mengenai pelarangan penggunaan jaring cantrang misalnya, nelayan Jepara sudah mentaati aturan tersebut.

Tapi di sisi lain, nelayan luar Jepara yang mencari ikan di wilayah sekitar pantai Jepara masih menggunakannya. Inilah yang dikhawatirkan akan menimbulkan kecemburuan.

”Tentu kawan-kawan nelayan akan cemburu. Sebab mereka hanya memakai jaring biasa. Cemburu karena tangkapan jelas akan lebih banyak dikeruk oleh nelayan pemakai jaring cantrang,” imbuhnya.

Editor: Merie