Video – Wow! SMA 1 Kudus Rogoh Kocek Ratusan Juta untuk Selenggarakan UNBK

Komisi D DPRD Kudus saat sidak di SMA 1 Kudus (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Komisi D DPRD Kudus saat sidak di SMA 1 Kudus (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Pelaksanaan ujian nasional (UN) tingkat SMA sederajat yang berlangsung 4-6 April, sebagian sekolah sudah menggunakan sistem ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Termasuk di Kudus, salah satunya adalah SMA 1.

Penyelenggaraan ujian nasional berbasis komputer ini, merupakan kali pertama bagi SMA 1 Kudus. Bahkan, untuk bisa menyelenggarakan ujian dengan sistem komputerisasi ini, pihak sekolah harus menggelontorkan dana hingga ratusan juta.

Kepala SMA 1 Kudus Shodiqun mengatakan, setidaknya lebih dari Rp 200 juta telah dihabiskan dalam persiapan UNBK. Jumlah tersebut, belum lagi ditambah dengan fasilitas lainnya, agar UN berjalan lancar.

“Rp 200 juta sudah dihabiskan untuk membeli perangkat komputer. Itu saja kurang, lantaran komputer yang disiapkan lebih 100 unit,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Menurutnya, biaya tersebut bersumber dari bantuan pemerintah dan bantuan itu diberikan langsung ke rekening sekolah, kemudian dibelanjakan untuk perlengkapan sarana prasarananya.

Saat bantuan didapat, kata dia, pihaknya langsung bertemu dengan Presiden Jokowi. Sebab hanya beberapa sekolah saja yang mendapatkan bantuan semacam itu.

Selain bantuan dari Jakarta, untuk melengkapi kebutuhan UNBK, pihaknya juga meminta bantuan dari alumni. Pelibatan alumni ini, lantaran kebutuhan untuk membeli server UNBK, termasuk server cadangan.

“Kami hanya ada dua server, padahal kebutuhannya adalah delapan unit termasuk cadangan. Sehingga, enam server yang kurang, kami mintakan ke para alumni,” ungkapnya.

Tidak hanya server dan komputer, pihak sekolah juga membutuhkan genset guna mengantisipasi adanya pemadaman listrik. Untuk genset, pihaknya menyewa sejumlah dua unit. Untuk satu unit, harga sewanya sebesar Rp 1,750  juta per hari.

Editor : Kholistiono