Petani Asal Blora Ini Sukses Geluti Usaha Chip Singkong

upload besok jam 7 singkong 1 (e)

Kasbi, pengusaha chip singkong (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

MuriaNewsCom, Blora – Singkong, oleh sebagian besar petani masih dijual secara mentah, meski harganya terkadang harus menyesuaikan harga dari tengkulak. Dengan kondisi seperti itu, petani terkadang hanya mendapatkan nilai ekonomi yang pas-pasan.

Di tangan Kasbi, petani asal Desa Tempellemahbang, Kecamatan Jepon, Blora, singkong kemudian dicoba dijual tidak hanya dalam bentuk mentah, namun dibuat chip.

Chip adalah potongan singkong mentah yang dikeringkan. Chip tersebut bisa diolah lagi, antara lain menjadi tepung singkong, pakan ternak, dan biotanol. Dengan cara ini, singkong memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi.

Berkat usahanya ini, Kasbi sukses mengumpulkan pundi-pundi rupiah. Tak hanya itu, dirinya juga bisa memberdayakan masyarakat di sekitarnya.

Usaha ini, sudah dilakoni Kasbi sejak tiga tahun lalu. Dirinya, berpikir jika melimpahnya singkong di Blora, bisa lebih bermanfaat jika hanya sekadar dijual mentah. Kemudian, munculah ide untuk membuat chip singkong.

“Waktu itu, saya melihat banyak tanaman singkong yang terdapat di Blora. Namun, pemanfaatannya dinilai belum maksimal. Dari situ saya mulai berpikir tentang manfaat lain singkong,” ungkapnya.

Untuk pembuatan chip tersebut, dirinya biasa dibantu beberapa warga setempat sebagai tenaga pengupas singkong. Saat singkong sedang ramai, biasanya waktu musim kemarau, dirinya biasa dibantu sekitar 30 orang. Namun, saat musim hujan, dirinya hanya dibantu lebih kurang 16 orang.
Kasbi mengaku dirinya sudah sangat bersyukur mampu mengajak masyarakat setempat untuk bekerja. “Sementara belum banyak untungnya, tapi saya sangat senang, bisa sedikit mengurangai pengangguran,” katanya.

Editor : Kholistiono