Video – Siswa Qudsiyyah Kudus Ziarah ke Makam Pendiri

Siswa Madrasah Qudsiyyah dari berbagai jenjang pendidikan, mengikuti kegiatan ziarah makam pendiri, Sabtu (2/4/2016).(MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Siswa Madrasah Qudsiyyah dari berbagai jenjang pendidikan, mengikuti kegiatan ziarah makam pendiri, Sabtu (2/4/2016).(MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Memperingati satu abad berdirinya Madrasah Qudsiyah, ribuan siswa dari tingkat MI, MTs, dan MA, mengadakan ziarah ke makam pendiri madrasah, yakni KHR Asnawi, Sabtu (2/4/2016).

Panitia penyelenggara satu abad Qudsiyah Abdul Jalil mengatakan, jumlah siswa yang ziarah di makam KHR Asnawi mencapai 1.800-an. Jumlah tersebut merupakan jumlah keseluruhan siswa mulai dari MI hingga MA.

”Ada 1.800 siswa yang mengikuti kegiatan ziarah kali ini. Kegiatan dilakukan di makam KHR Asnawi, yang terletak di kompleks makam Kanjeng Sunan Kudus,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Menurutnya yang juga dosen STAIN itu mengatakan, KHR Asnawi merupakan pendiri Madrasah Qudsiyah. Sehingga tiap tahun ada kegiatan ziarah bersama di makam pendiri.

Selain makam KHR Asnawi, ziarah juga dilakukan di Masayeh, yang terletak tidak jauh dari Qudsiyah. Beliau juga termasuk pendiri Qudsiyah, yang mana seorang guru sepuh di Qudsiyah dulunya.

Ali Maksum, seorang guru Qudsiyah yang sudah mengajar selama 15 tahun menambahkan, sejak awal mula Qudsiyah memang dibangun berbasis sekolah. Sehingga hingga kini madrasah tetap kokoh berdiri sebagai bentuk pendidikan formal.

”Ceritanya dulu pada tahun 1919 dibangun. Jadi dalam lambangnya dulu ada angka 1919, karena tahun berdirinya Qudsiyah ya itu,” imbuhnya.

Editor: Merie