Petani Grobogan, Catatlah Janji Bupatimu Ini

Kegiatan pemberian bantuan alat pertanian di Kabupaten Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Kegiatan pemberian bantuan alat pertanian di Kabupaten Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Para petani diminta untuk membantu program pemerintah dalam menciptakan swasembada pangan nasional. Caranya, dengan berupaya untuk terus meningkatkan produksi atau hasil panen. Hal itu disampaikan Bupati Grobogan Sri Sumarni saat menyerahkan bantuan peralatan, benih pertanian, dan bibit tanaman pada petani yang dilangsungkan di kebun belajar milik Kantor Dinas Pertanian TPH, Kamis (31/3/2016).

“Kita punya target cukup berat terkait produksi berbagai macam komoditas. Terutama padi, jagung dan kedelai. Untuk itu tingkatkan hasil panennya dan saya berjanji akan meningkatkan bantuan pada petani jika target terpenuhi,” tegas perempuan pertama yang jadi Bupati Grobogan itu.

Ikut hadir dalam kesempatan itu, Asisten II Pemkab Grobogan Dasuki, Kadinas Pertanian TPH Edhie Sudaryanto beserta seluruh karyawan dan beberapa pejabat terkait lainnya. Hadir pula perwakilan dari kelompok tani yang ada di berbagai kecamatan. Sebelum menyerahkan bantuan, Sri Sumarni didampingi para pejabat sempat melakukan panen cabe merah dilokasi tersebut.

Menurut Sri, pada tahun 2015 lalu, Grobogan dapat prestasi juara nasional dalam bidang upaya khusus ketahanan pangan. Atas prestasi ini, para petani mendapatkan banyak bantuan peralatan pertanian dari Kementerian Pertanian agar hasil panen bisa terus ditingkatkan.

Seperti hand traktor, traktor roda empat, pompa air, dan mesin tanam padi. Selain itu, bantuan pembuatan sarana dan prasarana pertanian juga banyak didapat. Antara lain, pembangunan jaringan irigasi maupun jalan usaha pertanian, embung dan sumur gali.

Adanya bantuan peralatan tersebut akan mempercepat pengolahan tanah buat persiapan musim tanam. Dengan demikian, waktu yang diperlukan untuk persiapan bisa lebih singkat dibandingkan dengan memakai alat pengolah sawah saat ini.

Ditambahkan, selama ini, ada beberapa komoditas pertanian yang jadi andalan. Yakni, padi, jagung dan kedelai. Khusus untuk komoditas jagung, hasil produksinya paling tinggi di Indonesia.

“Saya harapkan dengan adanya bantuan ini, secara tidak langsung bisa meningkatkan produksi hasil pertanian. Untuk bantuan peralatan ini, saya minta dimanfaatkan dan dirawat dengan baik,” pesan Sri.

Sementara itu, Edhie Sudaryanto menambahkan, ada banyak bantuan yang diberikan. Yakni, 43 unit traktor roda dua, 4.290 bibit jambu citra untuk 2 gapoktan, dan 3.125 bibit belimbing untuk satu gapoktan. Kemudian, ada bantuan benih cabe merah dan melon yang masing-masing diberikan pada 7 kelompok tani untuk lokasi penanaman 40 hektare.

“Selanjutnya, ada benih kedelai sebanyak 316,75 ton untuk 209 kelompok tani. Terakhir, bantuan 150 ton benih padi buat 165 kelompok tani,” jelasnya.

Editor : Akrom Hazami