Kenal di FB, Sejoli Muda Langsung Berduaan di Taman Tugu Lilin Rembang

Satpol PP melakukan pendataan terhadap remaja yang terjaring dalam razia di taman Tugu Lilin Rembang, Kamis (31/3/2016). (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid

Satpol PP melakukan pendataan terhadap remaja yang terjaring dalam razia di taman Tugu Lilin Rembang, Kamis (31/3/2016). (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid

 

MuriaNewsCom, Rembang – FS (17) gadis yang berasal dari Sarang Kabupaten Rembang dan RNI (15) remaja dari Ngaliyan Kota Semarang, tiba-tiba diangkut oleh petugas razia Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Rembang, Kamis (31/3/2016).

Kedua terjaring dalam razia Satpol PP setempat ketika sedang nongkrong di taman Tugu Lilin Rembang bersama dua teman lainnya. RNI yang merupakan siswa kelas X di salah satu SMA di Semarang, mengaku sedang membolos sekolah untuk bermain di Rembang.

“Baru tadi pagi sampai di Rembang mau ketemu dengan teman. Tapi malah dibawa kesini,” kata remaja asal Tambak Aji Ngaliyan itu.

Sementara itu, gadis yang ditemuinya mengatakan sengaja bertemu dengan RNI di taman Tugu Lilin Rembang. Namun, ia mengaku tidak kenal banyak hanya tahu dari FB. “Cuma kenal saja lewat FB. Ketemuan di Tugu Lilin dan hanya nongkrong saja,” ungkap FS.

Selain kedua remaja itu, ada dua remaja putra dan putri yang ikut digaruk dalam razia Satpol PP di Tugu Lilin. Mereka adalah teman dari FS dan RNI. Keempatnya kemudian dibawa ke kantor Satpol PP untuk pendataan.

Kasi Penegak Perda Satpol PP Rembang, Sudarno mengatakan, razia tersebut dalam rangka menindaklanjuti laporan masyarakat terkait banyaknya anak Punk yang nongkrong dan meresahkan masyarakat. “Razia ini sebagai tindak lanjut dari laporan masyarakat. Banyak anak punk yang mangkal dan meresahkan masyarakat,” tandasnya.

Editor : Akrom Hazami