Komisi A DPRD Datangi Polres Desak Pemukul Satpol PP Pati Diusut Tuntas

Jajaran Komisi A DPRD Pati ditemui Wakapolres Pati Kompol Sigit Bambang Hartono saat bertandang di Mapolres Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Jajaran Komisi A DPRD Pati ditemui Wakapolres Pati Kompol Sigit Bambang Hartono saat bertandang di Mapolres Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Jajaran Komisi A DPRD Pati mendatangi Mapolres Pati, Senin (28/3/2016). Kedatangan mereka untuk mendesak supaya polisi mengusut tuntas pelaku pemukulan terhadap anggota Satpol PP saat penyegelan di salah satu tempat karaoke di Pati.

”Kami datang ke Mapolres Pati untuk menanyakan sejauh mana proses penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian terhadap laporan dugaan penganiayaan kepada anggota Satpol PP saat melakukan penyegelan di tempat karaoke beberapa waktu lalu,” ujar Anggota Komisi A DPRD Pati Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dedi Lesmana kepada MuriaNewsCom.

Ada tiga hal yang dilaporkan petugas Satpol PP kepada pihak kepolisian. Pertama, aksi pemukulan yang dilakukan “orang” pengusaha karaoke terhadap anggota Satpol PP saat melakukan penyegelan di depan The Boss.

Kedua, aksi pengusaha karaoke yang menghalang-halangi Satpol PP melakukan penyegelan. ”Satpol PP itu representasi negara dalam menegakkan Perda. Kalau pihak pengusaha karaoke itu menghalang-halangi penyegelan, itu berarti dia menghalang-halangi negara,” kata pria yang akrab disapai Deles ini.

Ketiga, perusakan segel yang dilakukan pengusaha karaoke dianggap melanggar aturan. Pasalnya, segel dinilai sebagai representasi negara. ”Melawan negara, berarti melawan hukum. Segel itu yang melakukan negara, kalau dirusak itu artinya melawan negara,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakapolres Pati Kompol Sigit Bambang Hartono mengaku sudah memanggil sejumlah saksi untuk menangani masalah tersebut. Namun, pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut, lantaran Kapolres yang berwenang memberikan jawaban tidak berada di tempat.

Editor : Titis Ayu Winarni