Kucing Liar Kampung Kini Diperhatikan

Tampak kegiatan dari Komunitas Pecinta Kucing di Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Tampak kegiatan dari Komunitas Pecinta Kucing di Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

MuriaNewsCom, Kudus –Berdirinya sebuah komunitas atau organisasi ternyata bukan sekadar untuk wadah berkumpul, pamer barang atau hewan kesukaan. Tetapi lebih dari itu.

Seperti halnya dengan berdirinya Komunitas Pencinta Kucing (Kopek). Komunitas ini didirikan sekitar tiga pekan lalu, yang bermarkas di Mlatinorowito Gang 10 Kudus. Komunitas tersebut mempunyai misi tersendiri.

Salah satu anggota Kopek Suryawan mengatakan, Kopek didirikan lantaran ada misi tersendiri. “Misi itu ialah untuk memperhatikan keadaan dan kondisi kucing kampung. Kucing kampung saat ini banyak yang sudah tidak terawat lagi,” katanya.

Komunitas berjumlah 60 anggota dari berbagai daerah seperti halnya Kudus, Grobogan, Pati, dan Jepara. Mereka ingin membantu keberadaan kucing kampung supaya dapat terawat dengan baik.

“Saat ini kita sudah mendapatkan aduan dari masyarakat.Yakni mereka ingin konsultasi terhadap kucing tidak terawat. Aduan tersebut tidak dipungut biaya,”ujarnya.

Meski rata rata anggota Kopek mempunyai kucing peliharaan berjenis persia, himalaya, peknos, exso dan sebagainya, tetapi misi mereka ingin memperhatikan keberadaan kucing kampung yang tidak terawat.

“Sementara itu, misi kita tersebut dilakukan dengan cara berkeliling kota untuk memberikan makanan dan vitamin pada kucing yang kondisinya tidak sehat. Khususnya di tepi jalan,” imbuhnya.

Editor : Akrom Hazami

Satu gagasan untuk “Kucing Liar Kampung Kini Diperhatikan

  1. Ping-balik: Wah ! Kucing Kampung Liar Akan Diperiksa Dokter | Muria News

Komentar ditutup.