Desa di Jepara ini Gunakan Prinsip Bagi Rata Dana Desa

Proses pengaspalan di jalan Desa Langon Kecamatan Tahunan Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz zaman)

Proses pengaspalan di jalan Desa Langon Kecamatan Tahunan Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz zaman)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Pemerintah mulai merealisasikan program dana desa, dengan kucuran dana ratusan juta rupiah. Wewenang terhadap dana itu diberikan seutuhnya kepada pemerintah di tingkat desa. Untuk menggunakan dana itu, Pemdes Langon Kecamatan Tahunan, Jepara menggunakan prinsip bagi rata kepada RT yang ada di desa setempat.

Petinggi Desa Langon, Santoso mengatakan, dana tersebut dibagi rata di setiap RT untuk pembangunan infrastruktur. Misalnya untuk pengaspalan jalan, pembetonan jalan, dan perbaikan jembatan. Selain itu, dana desa juga digunakan untuk perbaikan tempat ibadah.

”Tahun pertama prinsip saya sama rata, sama rasa agar tidak ada kecemburuan. Tahun ini baru mulai skala prioritas,” kata Santoso.

Lebih lanjut dia mengemukakan, pengelolaan dana desa, sepenuhnya diserahkan kepada panitia pelaksana kegiatan. Hanya saja, ada rambu-rambu yang mesti ditaati penerima bantuan dana desa. Itu seperti spesifikasi jenis kegiatan harus sesuai dengan yang ada dalam peraturan bupati.

”Spek kegiatan kami sesuaikan dengan yang sudah ada di Perbub,” katanya.

Sementara itu, Ketua RT 5 RW 3 Desa Langon, Karnawi mengatakan, pembangunan infrastruktur di desanya sangat terbantu dengan ada dana desa. Sebelum ada alokasi dana desa, untuk perbaikan jalan rusak maupun saluran air, warga harus iuran. Namun, setelah ada dana desa, meski warga masih ditarik iuran, tapi nominalnya lebih kecil.

”Dulu kalau mau menambal jalan rusak atau membeton jalan, ya, warga iuran. Tapi, dengan adanya dana desa ini warga menjadi terbantu. Masih iuran tapi kecil,” katanya.

Editor : Titis Ayu Winarni