Diduga Lakukan Penipuan, Oknum yang Mengaku dari Kementerian PPN/Bappenas Digelandang ke Mapolres Jepara

Ilustrasi

Ilustrasi

 

MuriaNewsCom, Jepara – Sedikitnya 93 lembaga pendidikan swasta tingkat usia dini hingga menengah atas di Kabupaten Jepara diduga terkena penipuan oleh oknum berinisial HRS, yang mengaku sebagai Kepala Divisi Pelatihan dan Pengembangan UMKM Kementerian PPN/Bappenas. HRS menjanjikan dapat membantu memberikan kucuran bantuan sebesar Rp 100 juta.

Dugaan tersebut muncul, setelah sejumlah pengelola lembaga pendidikan itu merasa curigadan kemudian melaporkan HRS ke Polres Jepara. HRS disebut menjanjikan bantuan ratusan juga dan meminta sejumlah uang ratusan ribu kepada masing-masing lembaga pendidikan dengan dalih memuluskan cairnya bantuan tersebut.

Hal itu disampaikan Pengelola PAUD Annur Tengguli, Jepara Muhammadun. Menurut dia, kepada para korbannya, HRS mengaku dapat membantu mencairkan bantuan dana hibah sebesar Rp 100 juta per lembaga dari Bappenas. Untuk mendapatkan bantuan tersebut, masing-masing pengelola lembaga diminta untuk mengajukan proposal dan membayar sejumlah uang.

“Kami diminta membuat proposal. Kami dijanjikan mendapatkan bantuan senilai Rp 100 juta. Masing-masing lembaga ada yang kena Rp 300 ribu ada yang Rp 600 ribu,” ujar Muhammadun kepada MuriaNewsCom, Kamis petang (24/3/2016).

Lebih lanjut dia mengemukakan, informasi mengenai janji dapat memberikan bantuan itu terjadi pada akhir tahun 2014 lalu. Kemudian dilakukan sejumlah pertemuan, untuk membicarakan pembuatan proposal itu terjadi April 2015 di tiga tempat. Yaitu di Kabupaten Jepara, Pati, dan Demak.

“Pertemuan berikutnya dengan HRS kembali terjadi pada September 2015. Saat itu pertemuan untuk melakukan Penandatanganan Nota Perjanjian Hibah Daerah dan Surat Pertanggungjawaban. Saat itu diminta lagi membayar ada yang Rp 100 ribu, dan ada yang Rp 150 ribu,”terangnya.

Setelah pertemuan tersebut, HRS kembali bertemu dengan para korbannya di Panti Asuhan Sunu Ngesti, Jepara, pada Rabu 23 Maret 2016. Pertemuan itu untuk sosialisasi pembuatan rekening bank. Namun, saat itu, HRS tidak menghadirkan pihak bank.

“Katanya blangkonya habis ,terus tidak menghadirkan pihak bank. Dari situ mulai muncul kecurigaan, kemudian kami langsung berkoordinasi dengan polisi,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Suwasana, membenarkan adanya laporan itu. Usai menerima laporan, HRS langsung digelandang dari panti asuhan ke Mapolres Jepara. Kini HRS masih diperiksa intensif di Mapolres Jepara.

Editor : Kholistiono

Satu gagasan untuk “Diduga Lakukan Penipuan, Oknum yang Mengaku dari Kementerian PPN/Bappenas Digelandang ke Mapolres Jepara

  1. Ping-balik: Polisi Tetapkan Heri Sebagai Tersangka Dugaan Penipuan 93 Lembaga Pendidikan di Jepara | Muria News

Komentar ditutup.