Tak Hanya Gading, Fosil Paha Gajah Purba Juga Berhasil Ditemukan di Banjarejo

Tim ahli purbakala dari BPSMP Sangiran saat melakukan observasi lapangan di Desa Banjarejo (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Tim ahli purbakala dari BPSMP Sangiran saat melakukan observasi lapangan di Desa Banjarejo (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Penemuan benda purbakala di Desa Banjarejo ternyata tidak berhenti pada fosil gading gajah purba saja. Sebab, pada Selasa (22/3/2016) sore, ditemukan lagi fosil tulang yang diperkirakan adalah bagian paha (tempong) gajah purba. Fosil paha ini ditemukan di tegalan Dermo yang berada disebelah utara Dusun Ngrunut.

Fosil potongan tubuh hewan purba ini berhasil dideteksi keberadaannya oleh Kaur Kesra Dusun Kuwojo Budi Setyo Utomo. Salah satu perangkat Desa Banjarejo tersebut, selama ini sudah dikenal sebagai penemu fosil handal.

“Selama ini, Pak Budi sudah menemukan puluhan fosil. Karena keahliannya ini, dia sering dijuluki profesor purbakala,” kata Kades Banjarejo Ahmad Taufik.

Setelah berhasil mendeteksi adanya fosil, Budi selanjutnya melaporkan pada tim ahli purbakala dari BPSMP Sangiran yang kebetulan sudah berada di Desa Banjarejo sejak 8 hari lalu. Akhirnya, bersama-sama dengan tim BPSMP, fosil itu dievakuasi dari lokasi.

Fosil paha bagian atas itu berada pada kedalaman sekitar 2 meter. Meski kondisinya masih utuh, tetapi fosil itu sudah tidak menyatu, karena patah jadi 7 potongan. Panjang fosil ini sekitar 35 cm dan lebarnya 20 cm.

“Kondisi fosil patah seperti gading gajah. Kalau gading patah jadi 10, maka fosil paha ini patah jadi 7. Nanti fosil ini akan direkonstruksi pihak sangiran,” imbuhnya.

Selain dua fosil berukuran cukup besar,  tim ahli purbakala juga menemukan sedikitnya 64 potongan fosil saat melakukan observasi lapangan dan penggalian dibeberapa titik. Puluhan potongan fosil ini berasal dari beberapa spesies hewan purba. Diantaranya, binatang laut, gigi buaya muara, kerbau, menjangan, dan gajah.

Editor : Kholistiono

Baca juga : Ratusan Potongan Fosil di Grobogan Teridentifikasi Tim Purbakala Sangiran