Intensitas Hujan Tinggi, Mejobo Kudus Siaga Banjir

Salah satu kawasan di Kecamatan Mejobo yang tergenang banjir (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Salah satu kawasan di Kecamatan Mejobo yang tergenang banjir (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Selain di Kecamatan Jati, wilayah lain di Kudus yang kerap menjadi langganan banjir adalah Kecamatan Mejobo. Sama halnya di Kecamatan Jati, Mejobo kini juga bersiaga dengan datangnya banjir.

Plt Camat Mejobo Andreas Adi Wahyu mengungkapkan, setiap musim hujan tiba, daerah di Kecamatan Mejobo sering menjadi langganan banjir. Untuk itulah, warga saat ini sudah siaga banjir, karena intensitas hujan akhir-akhir ini cukup tinggi.

“Kami dari pihak kecamatan selalu melakukan patroli serta pemantauan terhadap wilayah kami. Tujuannya, untuk mengetahui secara langsung apa yang terjadi di dalam wilayah Kecamatan Mejobo,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Pemantauan yang dilakukan pihak kecamatan, bukan hanya dilakoni saat hari aktif saja katanya, namun, saat harus libur atau hari Minggu, mereka tetap melakukan pemantauan. Karena, menurutnya banjir datang tidak mengenal waktu.

Wilayah Mejobo, kata dia,selain struktur tanah yang memang rendah, hal lain yang mengakibatkan banjir adalah kurang lancarnya aliran air.

“Di sini seringkali terkena banjir. Bahkan hampir tiap musim hujan, hampir dapat dipastikan sudah menjadi langganan. Untuk itulah, kewaspadaan terhadap banjir juga harus ditingkatkan,” ujarnya.

Menurutnya, banjir yang datang bukan disebabkan dari wilayahnya, melainkan kiriman dari lokasi atas. Seperti halnya, jika kawasan atas hujan deras, seperti Dawe maka pihaknya harus lebih waspada.
Mengenai solusi, sendiri, katanya pihaknya sudah berupaya. Namun, hal itu membutuhkan biaya yang besar dan waktu yang tidak sebentar. Solusi yang dimaksudadalah dengan normalisasi sungai mulai dari atas hingga bawah.

Editor : Kholistiono