Usai Polisi Karimunjawa Konangan Bernarkoba, Kini Kapolres Jepara Pantau Pejabat

Kapolres Jepara AKBP Samsu Arifin. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Kapolres Jepara AKBP Samsu Arifin. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Masalah narkoba di Kabupaten Jepara masih menjadi persoalan yang serius. Karena peredaran narkoba telah merambah ke berbagai elmen masyarakat. Tidak hanya masyarakat biasa, aparat penegak hukum, bahkan pejabat pun diduga tak luput dari sasaran peredaran narkoba.

Hal itu seperti yang disampaikan Kapolres Jepara AKBP Samsu Arifin. Menurutnya, pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jepara, baik eksekutif maupun legislatif, berpotensi menjadi pengguna narkoba.

“Kalangan pejabat juga menjadi bahan operasi dan pemantauan. Sejauh ini kami belum menemukan pejabat yang menggunakan narkoba. Tapi tidak menutup kemungkinan pejabat potensial menggunakan narkoba. Apalagi peredaran ini sifatnya tertutup,” ujar Samsu kepada MuriaNewsCom, Sabtu (19/3/2016).

Menurut dia, belum lama ini pihaknya menemukan salah satu anggotanya yang bertugas di Karimunjawa menjadi pengguna narkoba. Anggota yang bersangkutan juga telah dikenai sanksi dan dilakukan proses hukum.

“Kami berikan sanksi penindakan disiplin karena dia hanya pengguna. Serta kami rehabilitasi internal,” kata Samsu.

Dia menambahkan, salah satu wilayah di Kabupaten Jepara yang sangat potensial jadi lokasi penyalahgunaan narkoba adalah Kepulauan Karimunjawa. Mengingat di taman nasional laut tersebut banyak pelabuhan-pelabuhan kecil. Selain itu, jumlah aparat keamanan di Kariumunjawa sangat terbatas.

“Di sana keluar masuk wisatawan asing maupun lokal tanpa pengawasan yang ketat. Itu sebabnya dibutuhkan pengawasan lintas sektoral,” imbuhnya.

Editor : Akrom Hazami

Baca juga : Jepara Darurat Narkoba