BPJS Dibayar Seenaknya, Hati-hati, Kini Sistemnya Diperketat

Pelayanan di kantor BPJS sub cabang Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Pelayanan di kantor BPJS sub cabang Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) diperketat aturannya oleh pemerintah. Masyarakat tak lagi bisa leluasa untuk seenaknya tidak membayar iuran BPJS, jika sudah terdaftar sebagai peserta.

Kepala BPJS Jepara, Asri Wulandari menjelaskan, saat ini sistemnya juga lebih ketat. Pengetatan aturan dilakukan untuk meminimalisasi kecurangan masyarakat yang melakukan pendaftaran sebagai anggota BPJS saat sakit dan dirawat saja.

”Dulu banyak yang seperti itu. Sudah dirawat di rumah sakit, baru mendaftar supaya memperoleh bantuan pembiayaan. Mulai akhir tahun kemarin sistemnya berubah. Sudah tidak bisa seperti itu lagi,” ujar Asri kepada MuriaNewsCom.

Menurutnya, saat ini, jika seseorang melakukan pendaftaran mereka akan memperoleh virtual account. Namun virtual account tak bisa langsung digunakan. Melainkan harus menunggu paling cepat 14 hari untuk aktivasi dan melakukan pembayaran.

”Nantinya jika menunggak satu bulan, maka ada pembatasan layanan dan tak bisa memperoleh layanan jika belum melakukan pelunasan,” katanya.

Dia menambahkan, saat ini ada aturan baru yakni Peraturan Presiden nomor 19 tahun 2016. Aturan itu, sebagai perubahan kedua pada aturan sebelumnya yakni Perpres nomor 13 tahun 2013 serta aturan nomor 111 tahun 2013.

Di aturan baru ini, terangnya, ada beberapa poin perubahan. Salah satunya terkait jumlah besaran iuran yang harus dibayarkan amsyarakat sebagai peserta BPJS. Untuk peserta BPJS kelas 3, iurannya naik dari Rp 25.400 menjadi Rp 30 ribu. Sementara untuk peserta BPJS kelas 2 dari Rp 42.500 menjadi Rp 51 ribu, dan kelas 1 dari Rp 59.500 menjadi Rp 80 ribu.

”Aturan baru yang telah diumumkan pemerintah salah satunya memang kenaikan iuran. Pelaksanaan perubahan jumlah iuran ini berlaku per April mendatang,” imbuhnya.
Editor : Akrom Hazami

Baca juga : Iuran BPJS Kesehatan Naik April Ini, Berikut Rinciannya