Petir, Biang Kerok Listrik Sering Padam di Kudus

Bagian Humas PLN Kudus Arif Nuryadi. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Bagian Humas PLN Kudus Arif Nuryadi. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Gangguan listrik yang menyebabkan padamnya listrik di semua rayon PLN, mayoritas karena faktor alam. Dari hasil evaluasi selama 2016 ini, Januari hingga Februari 2016 gangguan paling banyak dan sering disebabkan dari faktor alam. Bahkan paling sering adalah sambaran petir.

Berdasarkan data yang dimiliki PLN, gangguan listrik selama Januari hingga Februari 2016 sejumlah 34 kasus. Dari sekian banyak jumlah gangguan, yang paling banyak adalah gangguan dari sambaran petir.

Bagian Humas PLN Kudus Arif Nuryadi mengatakan, gangguan padamnya listrik yang disebabkan sambaran petir, ad 10 gangguan. Sedangkan gangguan lainnya disebabkan dari hewan dan faktor alam lainnya.

“Ada delapan gangguan yang terjadi, yakni enam gangguan sambaran petir pada Januari dan empat gangguan petir pada Februari. Gangguan tersebar di beberapa daerah di Kudus,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Menurutnya, gangguan lainnya yang juga menyebabkan terputusnya listrik adalah gangguan tikus, dan burung dara yang terkena sambaran listrik. Akibatnya membuat listrik korsleting, dan akhirnya padam.

”Pohon yang bergesekan, membuat kabel milik kami PLN putus, itu sering terjadi pada musim hujan seperti sekarang ini. Selain itu, burung juga sering membuat jaringan terganggu. Itu sudah sejak dulu, seperti burung, ular bahkan tikus juga sering menjadi penyebabnya,” ujarnya.

Menurutnya, agar gangguan yang terjadi tidak melampaui batas maksimal, pihaknya juga melakukan sejumlah upaya, mulai dari perambasan dahan pohon yang diperkirakan berpotensi mengganggu jaringan listrik hingga memasang peralon di kabel jaringan listrik yang berpotensi mengalami gangguan.

Sedangkan untuk mencegah hewan naik ke kabel jaringan listrik melalui tiang listrik juga dipasang pengaman, seperti ijuk yang dililitkan di tiang listrik serta pemasangan pengaman pada kabel penguat tiang listrik.

”Kami juga melakukan pergantian isolator untuk menjaga keandalan jaringan listrik PLN, jadi upaya yang kami laklukan sudah banyak dan terus kami kembangkan,” ujarnya.

Soal gangguan paling lama, terjadi pada Januari lalu, padamnya listrik mencapai 10,54 menit atau hampir 11 jam. Gangguan terdapat di jaringan Kudus kota yang diakibatkan angin kencang.

Padamnya mulai pukul 08.51 WIB pagi pada 24 Januari lalu. Kemudian baru dapat menyala pada 19.45 WIN pada saat itu memang hujan sehingga ada tiga gangguan dalam satu hari.

Editor : Akrom Hazami