Ganjar Pranowo Minta Aparat Satpol PP Melek Media Sosial

Anggota Satpol PP dari berbagai daerah di Jawa Tengah memeriahkan HUT Satpol PP di Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Anggota Satpol PP dari berbagai daerah di Jawa Tengah memeriahkan HUT Satpol PP di Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Aparat satuan polisi pamong praja (Satpol PP) diminta untuk melek media sosial. Hal itu dikatakan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, usai memimpin upacara HUT Satpol PP ke-66 dan Linmas ke-54 tingkat Provinsi Jawa Tengah di Alun-alun Pati, Rabu (16/3/2016).

Dengan melek medsos, Satpol PP diharapkan bisa memantau perkembangan masyarakat, termasuk aspirasi dan keluhan-keluhan di lapangan. Terlebih, Satpol PP bisa memanfaatkan medsos untuk berkomunikasi langsung dengan masyarakat.

”Melalui media sosial, masyarakat yang punya unek-unek bisa langsung menyampaikan keluhan atau gagasan kepada Satpol PP secara cepat dan efektif. Aspirasi dari media sosial itu untuk dijadikan bahan pertimbangan, kemudian ditanggapi dengan cepat,” ujar Ganjar di depan awak media.

Selain itu, Ganjar meminta agar Satpol PP lebih disiplin, tegas, berdedikasi tinggi untuk kepentingan negara, sekaligus humanis. ”Sudah bukan zamannya lagi aparat Satpol PP main gropyokan, apalagi pungli saat melakukan penertiban. Bukan zamannya,” tutur gubernur yang aktif di twitter ini.

Pendekatan humanis yang dimaksud Ganjar, antara lain mengendepankan senyum, salam, dan sapa pada setiap penertiban Perda. Melalui cara itu, Ganjar berharap Satpol PP tidak lagi identik dengan galak dan tidak manusiawi.

Satpol PP mesti bisa memberikan kesan sebagai aparat penegak yang profesional, berwibawa dan disegani. ”Satpol PP harus lebih ramah dalam menyelesaikan persoalan. Setelah itu, penertiban dijalankan bila memang melanggar perda,” ungkapnya.

Ganjar juga menilai, kualitas sumber daya manusia (SDM) Satpol PP di daerah masih kurang mumpuni. Karenanya, Pemda diminta untuk memfasilitasi dengan meningkatkan pelatihan dan pendidikan bagi anggota Satpol PP. Pelatihan itu yang menjadi bekal saat menjalankan tugas sebagai penegak Perda.

Menanggapi hal itu, Bupati Pati Haryanto mengaku bakal menginstruksikan Kasatpol PP dan BKD Kabupaten Pati untuk menggelar pelatihan bagi anggota Satpol PP. ”Pelatihan dan pendidikan untuk Satpol PP memang menjadi hak bagi aparatur sipil negara, termasuk Satpol PP. Ini segera kita agendakan untuk meningkatkan kualitas SDM di tubuh Satpol PP,” tukas Haryanto.

Editor : Titis Ayu Winarni