Hobi Mancing? Lahan Persawahan Nganggur di Jepang Kudus Ini Ternyata Banyak Ikannya

Warga sedang melintas di dekat sawah yang kini oleh sebagian warga dijadikan tempat memancing (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Warga sedang melintas di dekat sawah yang kini oleh sebagian warga dijadikan tempat memancing (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Sebagian area persawahan yang ditumbuhi rumput yang berada di Desa Jepang RT 2 RW 9, Kecamatan Mejobo ini ternyatabanyak ikannya. Namun banyak warga yang tidak mengetahui mengenai hal itu.

Shodiq (55) warga Desa Jepang mengatakan, sawah yang berada di tempat tersebut sengaja tidak ditanami padi, karena kedalaman air mencapai selutut orang dewasa. “Kalau ikan kecil-kecil memang sangat banyak di sini,” katanya.

Menurutnya, sawah dengan luas sekitar  1.400 meter tersebut merupakan milik warga Dukuh Karang Pojok, Desa Jepang. Lebih dari setahun lalu, sawah tersebut sudah tidak difungsikan.

“Sawah ini dahulunya memang dibuat untuk tempat percetakan batu bata, namunsekarang tidak lagi. Sehingga ditumbuhi rumput liar dan digenangi air,” ungkapnya.

Sumanah (45), yang juga warga Jepang mengatakan, sawah tersebut biasanya dimanfaatkan pemancing dari desa lain. Bahkan, katanya, ada yang dapat ikan dengan ukurang yang cukup besar.

Menurutnya, dari informasi yang diterima, sebelum melepaskan kail ke sawah, katanya, pemancing tersebut juga sempat melihat kura-kurawarna hitam pekat sebesar tempurung kelapa disekitar tempat itu.

Editor : Kholistiono