UMK Rintis Kerja Sama dengan Murdoch University Australia

 Malcom Tull dari Murdoch University memaparkan mengenai kampusnya (Istimewa)

Malcom Tull dari Murdoch University memaparkan mengenai kampusnya (Istimewa)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Universitas Muria Kudus (UMK) semakin melebarkan sayap jaringannya dengan berbagai perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri. Yang teranyar, UMK kini sedang merintis jalinan kerja sama dengan Murdoch University, Perth, Australia.

Rintisan kerja sama dengan salah satu perguruan tinggi bonafit di Negeri Kanguru itu, ditandai dengan kedatangan Professor Malcolm Tull Bsc (Econ), Ph.D, Professor of Economics, School of Management and Governance, di Kampus UMK pada Sabtu (5/3/2016) lalu.

Di depan para pimpinan UMK, antara lain Rektor UMK Suparnyo, Dekan Fakultas Ekonomi Moh Edris, Ketua Program Studi Magister Manajemen Mamik Indaryani, Ketua Lembaga PenelitianSukirman dan beberapa staf, Malcolm mengaku akan memberikan rekomendasi agar kampusnya menjalin kerja sama dengan UMK.

”Peluang kerja sama dengan Murdoch University terbuka lebar, namun saya tidak memiliki kewenangan mengenai kerja sama institusi. Akan tetapi, setelah dari sini (UMK-red), saya akan merekomendasikan kepada Murdoch University agar bisa menjalin kerja sama dengan UMK,’’ kata Malcolm di Ruang VIP Gedung Rektorat UMK.

Pada kesempatan itu, Malcolm yang dikenal pula sebagai ahli kemaritiman menjelaskan mengenai universitas tempatnya bekerja, mulai dari sarana prasarana hingga fasilitas pendukung yang dimiliki.

“Untuk mahasiswa, banyak mahasiswa internasional di Murdoch University, termasuk dari Indonesia. Ada sekitar 70 mahasiswa asal Indonesia di Murdoch University, baik untuk studi sarjana, master, maupun doktoral,’’ ungkapnya.

Rektor UMK Suparnyo, menyambut baik rintisan kerja sama antara UMK dengan Murdoch University, yang diinisiasi oleh Program Studi Magister Manajemen. ”Semoga kerja sama ini segera terealisasi,’’ paparnya.

Dia pun menjelaskan, peluang kerja sama dengan salah satu universitas top di Australia itu, bisa meliputi berbagai bidang. ‘’Kerja sama antara lain, bisa di bidang penelitian bersama, student exchanges, dan publikasi di jurnal internasional,’’ katanya.

Editor : Kholistiono