Anggota Satpol PP Pati Ngaku Kepalanya Dijedorkan di Pintu Mobil Saat Eksekusi Karaoke

Bupati Pati Haryanto menjenguk anggota Satpol PP yang dirawat di RSUD Soewondo pascapenertiban karaoke Sabtu (5/3/2016) lalu. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Bupati Pati Haryanto menjenguk anggota Satpol PP yang dirawat di RSUD Soewondo pascapenertiban karaoke Sabtu (5/3/2016) lalu. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Ada pengakuan mengejutkan dari Muhammad Gunari, anggota Satpol PP Pati yang saat ini dirawat di Ruang Wijayakusuma, RSUD Soewondo, usai melakukan pengamanan terhadap upaya penertiban karaoke pada Sabtu (5/3/2016) lalu.

Baca juga : Eksekusi Karaoke di Pati Memakan Korban, Satu Anggota Satpol PP Dirawat di Rumah Sakit

Gunari mengatakan, saat itu ia menjadi driver dan ambil bagian dari pengamanan mobil Satpol PP. Ia mendampingi komandannya yang menginstruksikan kepada anak buahnya untuk tertib dan tidak anarkis dengan menggunakan pengeras suara.

”Ada seseorang dari massa karaoke yang mencoba mengambil pengeras suara komandan saya dengan menggedor-gedor pintu mobil. Secara reflek, saya memperingatkan kepada mereka supaya tidak anarkis. Tidak tahunya ada yang dari belakang, kepala saya dijedorkan di pintu mobil secara refleks,” ungkapnya di depan awak media.

Sejak peristiwa itu, Gunari mengeluhkan pusing disertai dengan benjolan kecil pada kepala bagian kepala. Kendati tidak sampai membengkak, tetapi ia khawatir bila kepala bagian otak kecilnya bermasalah.

”Sejak saat itu, kepala saya sering pusing. Saya langsung periksa ke rumah sakit dan dokter bilang saya harus dirawat inap,” tuturnya.

Hebatnya, Gunari mengaku tidak kapok dengan kejadian itu. Ia sadar bila itu menjadi bagian dari risiko pekerjaan. ”Bagaimana lagi, ini sudah menjadi bagian dari pekerjaan saya sebagai penegak perda,” imbuhnya.

Tak hanya Gunari, tiga pemandu karaoke dalam insiden tersebut juga jatuh pingsan. Dua PK dilarikan ke rumah sakit, sedangkan satu orang lainnya dirawat di rumah sendiri.

Editor : Titis Ayu Winarni