PSK di Trangkil Pati, Kapokmu Kapan?

Polwan Wedarijaksa (kanan) ikut merazia kawasan prostitusi terselubung di Trangkil. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Polwan Wedarijaksa (kanan) ikut merazia kawasan prostitusi terselubung di Trangkil. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Kapolsek Wedarijaksa AKP R Sulistyaningrum mengaku sudah dua tahun gencar melakukan razia kepada pekerja seks komersial (PSK) yang biasa mangkal di tempat prostitusi terselubung di perbatasan Desa Ketanen, Desa Karanglegi, dan Desa Trangkil, Kecamatan Trangkil.

Kendati begitu, mereka tidak ada kapoknya. Usai dirazia dan dikenakan sanksi tipiring, mereka kembali lagi mangkal dan menjajakan jasa esek-esek kepada pria hidung belang. “Sudah lebih dari dua tahun saya lakukan razia dan saya kenakan sanksi tipiring, tapi mereka tidak ada jeranya. Selain menjadi penyakit masyarakat, tempat itu sangat kumuh sehingga berpotensi menjadi sumber penyakit,” ujar Sulis kepada MuriaNewsCom, Rabu (2/3/2016).

Parahnya, para PSK yang sebagian besar berusia 35 hingga 50 tahun itu hanya membawa tikar atau alas seadanya untuk berhubungan badan dengan lelaki hidung belang. Tarifnya pun murah meriah. Satu kali berhubungan badan, pria hidung belang cukup mengeluarkan kocek Rp 30 ribu.

“Kondisinya kumuh. Apalagi, lokasinya berdekatan dengan SMP Negeri 1 Trangkil. Jelas, keberadaan tempat prostitusi terselubung itu meresahkan masyarakat,” imbuhnya.

Karena itu, pihaknya meminta kepada dinas terkait dan satuan polisi pamong praja (Satpol PP) untuk ikut serta mengamankan daerah yang sudah meresahkan masyarakat itu. “Kami berharap agar daerah itu mendapat perhatian dari pemkab, dinas sosial, serta satpol pp,” harapnya.

Editor : Akrom Hazami

Baca juga :
6 PSK Diciduk di Tempat Pembuatan Batu Bata yang jadi Lokasi Esek-esek di Trangkil PatiĀ 

Satu gagasan untuk “PSK di Trangkil Pati, Kapokmu Kapan?

  1. Ping-balik: Polisi Razia Tempat Karaoke di Margorejo Pati | Muria News

Komentar ditutup.