Cegah Radikalisme, Ini yang Dilakukan Kodim dan FKUB Kudus

ilustrasi

ilustrasi

 

MuriaNewsCom, Kudus – Kepala Staf Kodim 0722/Kudus Mayor Infantri Sagimin mengutarakan pendidikan terhadap radikalisme bukan untuk siswa atau mahasiswa saja. Namun harus menyasar kepada seluruh kalangan.

Baca juga : PBNU Disebut Pemkab Kudus jadi Trik Ampuh Bernegara yang Baik

”Seperti contoh, radikal itu bukan hanya terhadap pemahaman teroris atau ormas yang melenceng dari aturan. Namun radikal itu bisa juga ditujukan kepada mereka yang ingin wilayahnya merdeka (makar),” katanya.

Selain itu, pihaknya juga berharap pendidikan terhadap radikalisme itu bisa menyasar kepada seluruh kalangan. Khususnya bagi mereka yang berkeinginan untuk merdeka.

”Pendidikan Pancasila, Undang-undang yang baik, serta Bhinneka Tunggal Ika itu harus bisa terus didengungkan. Supaya negara kesatuan republik Indonesia ini bisa abadi dan tidak terpecah belah,” ujarnya.

Disaat yang sama anggota Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kudus Abdul Jalil mengatakan, seharusnya saling menghormati antar agama dan sesama itu harus bisa dikedepankan. ”Sehingga agama mayoritas dan agama minoritas bisa saling berdampingan. Serta tidak menimbulkan permusuhan dan tidak menumbuhkan bibit radikalisme yang didalamnya terdapat kekerasan,” jelasnya.

Editor : Titis Ayu Winarni