Tak Sesuai Takaran, 1 Pompa di SPBU Proliman Tanjung Disegel

Petugas SPBU sedang menakar BBM ke alat ukur. (MuriaNewsCom)

Petugas SPBU sedang menakar BBM ke alat ukur. (MuriaNewsCom)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Sebanyak 17 SPBU yang terdapat di Kudus telah selesai dilakukan tera ulang. Dari 17 SPBU tersebut, ditemukan satu buah pompa pengisian BBM yang bermasalah.

Hal itu diungkapkan Kasi Perlindungan Konsumen pada Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Nurarti Sulistiyani kepada MuriaNewsCom. Menurutnya, satu buah pompa yang rusak itu terdapat di SPBU Proliman Tanjung,Kecamatan Jati.

“Di tempat ini, ditemukan satu pompa pengisian BBM yang sudah tidak sesuai ukuran. Tapi, pompa tersebut memang sudah tidak digunakan lagi.Pemilik dan pengelola SPBU sudah tak menggunakan pompa tersebut sejak jauh hari sebelum ada tera ulang, jadi tak ada konsumen yang dirugikan,” katanya.

Menurutnya, oleh pemilik pompa tersebut bakal dilakukan perbaikan. Namun, ditegaskannya, setelah dilakukan perbaikan, terlebih dahulu harus dilakukan tera ulang sebelum digunakan kembali.

Melihat pompa yang rusak itu, pihak UPT Metrologi Wilayah Pati yang didampingi Dinas Dagsar juga melakukan penyegelan terdapat pompa tersebut. “Kalau misalkan pemilik sampai melakukan kecurangan dan ketahuan, maka ancaman dendanyabisa mencapai miliaran rupiah,” ungkapnya.

Proses tera di Kudus berlangsung selama lima hari. Dimana, hari ini adalah hari terakhir pengukuran ulang. SPBU di Desa Cendono,Kecamatan Dawe merupakan yang terakhir dilakukan tera.

Editor : Kholistiono

Baca juga : Mulai Hari Ini 17 SPBU di Kudus Ditera Ulang