Loading...
You are here:  Home  >  Pertanian  >  Artikel ini

Festival Buah, Rembang Sabet Juara 1 untuk Kategori Tanaman Buah Dalam Pot



   /  @ 21:06:01  /  29 Februari 2016

    Print       Email
Seorang Juri sedang menilai tanaman buah dalam pot (tabulampot) dalam Festival Buah Lokal Rembang 2016, Selasa (23/2/2016). (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Seorang Juri sedang menilai tanaman buah dalam pot (tabulampot) dalam Festival Buah Lokal Rembang 2016, Selasa (23/2/2016). (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

MuriaNewsCom, Rembang – Festival buah perdana yang digelar Pemerintah Kabupaten Rembang pada Selasa (23/2/2016) terbilang sukses. Pasalnya, selain antusias masyarakat tinggi dengan larisnya buah-buah yang dijajakan di lokasi, juara I tingkat kabupaten juga menyabet juara I tingkat provinsi.

Predikat juara yang diraih adalah untuk kategori tanaman buah dalam pot (tabulampot) milik warga Tireman bernama Heri. Sementara, dua kategori lainnya yang turut dilombakan gagal menjadi juara karena kalah dengan daerah lain.

Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan (Dintanhut) Kabupaten Rembang Suratmin  mengungkapkan, lomba buah digelar di halaman Kantor Gubernur Jateng selama dua hari ,yakni 27- 28 Februari 2016. ”Kita sebenarnya mengirimkan tiga jenis buah, yaitu durian, duku dan Tabulampot. Hanya saja yang dapat nomor cuma tabulampot,” ungkapnya.

Sebelumnya, bersangkutan juga juara ditingkat kabupaten, sehingga diberikan kesempatan ikut serta mewakili nama daerah. “Langsung diserahkan oleh Ibu Ganjar. Salah satu indikator penilaian yang membuat tabulampot itu juara karena keunikan buah yang lebat,” terangnya.

Dibeberkan olehnya, sebenarnya buah Durian Rembang tak kalah kualitasnya deng Durian kota Semarang yang menjadi pemenang sebagai pemenang. ” Dari segi rasa diakui lezat dari kandungan gula. Namun, daging buah kurang tebal saja,” bebernya.

Sedangkan untuk buah duku, Rembang masih kalah dengan Kudus yang menjadi juara pertama karena saat perlombaan, produksinya telah turun banyak. “Kami evaluasi, kekalahannya karena menurunnya produksi sehingga berpengaruh terhadap kualitas buah,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Baca juga : Unik! Upacara Pakai Bahasa Jawa di Rembang

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →