Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Dalam Sepekan, Desa Banjarejo Grobogan Jadi Jujugan Tamu-tamu Penting



Reporter:    /  @ 20:44:16  /  29 Februari 2016

    Print       Email
Pegawai dari Museum Ronggowarsito berkunjung ke Desa Banjarejo untuk mengambil dokumentasi benda kuno (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Pegawai dari Museum Ronggowarsito berkunjung ke Desa Banjarejo untuk mengambil dokumentasi benda kuno (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Kepala Desa Banjarejo, Kecamatan Gabus Ahmad Taufik terlihat cukup sibuk dalam sepekan terakhir. Hal ini terjadi lantaran dalam kurun waktu satu pekan ini ada banyak orang penting yang berkunjung ke desanya. Tujuannya untuk melihat koleksi benda-benda kuno yang ditemukan di Desa Banjarejo.

“Aktivitas saya seminggu terakhir memang padat sekali. Soalnya, banyak tamu penting yang datang kesini. Kebetulan, koleksi benda kuno ini untuk sementara ada di rumah saya,” kata Taufik.

Tamu terbaru yang datang berkunjung hari ini, Senin (29/2/2016) berasal dari Museum Ronggowarsito Semarang. Selain melihat koleksi, kedatangan dua pegawai museum itubertujuan untuk mengambil dokumentasi benda-benda kuno yang ada disitu.

“Koleksi yang ada disini tadi sudah diambil gambar dan dicatat datanya. Katanya, koleksi disini akan diikutkan untuk kegiatan publikasi pra sejarah dan sejarah kabupaten yang ada di Jawa Tengah. Terus terang, saya senang kalau koleksi di Banjarejo bisa dipublikasikan lebih luas,” imbuh Taufik.

Sehari sebelumnya, Minggu (28/2/2016) ada peneliti dari Balai Arkeologi (Balar) Yogyakarta yang berkunjung untuk mendampingi mahasiswa jurusan Arkeologi Universitas Gajah Mada. Beberapa hari sebelumnya, tim dari Balar juga berkunjung untuk melakukan observasi awal penelitian.

Pada hari Jumat (26/2/2016) beberapa orang Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) dan Disbudpar Jawa Tengah juga sudah berkunjung ke desa yang diyakini jadi tempat berdirinya Kerajaan Medang Kamulan itu. Tujuan tim ahli yang dipimpin guru besar Undip Prof Totok Roesmanto tersebut bertujuan untuk melakukan serangkaian observasi lapangan.

Editor : Kholistiono

Baca juga : Lagi, Fosil Ditemukan di Banjarejo Grobogan

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →