Loading...
You are here:  Home  >  Ekonomi  >  Artikel ini

Banyaknya Pelajar di Bawah Umur yang Gunakan Sepeda Motor ke Sekolah Dikeluhkan Sopir di Pati



Reporter:    /  @ 20:30:40  /  29 Februari 2016

    Print       Email
Ilustrasi pelajar di bawah umur yang menggunakan sepeda motor. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Ilustrasi pelajar di bawah umur yang menggunakan sepeda motor. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Pati Suyanto mengatakan, banyak sopir angkutan di Pati yang mengeluh terkait dengan banyaknya pelajar di bawah umur yang mengendarai sepeda motor.

Hal itu dinilai mengurangi penumpang yang menggunakan jasa angkutan umum. Selain itu, pelajar di bawah umur mestinya dilarang, karena melanggar peraturan.

“Meski sekolah tidak menyediakan parkir untuk sepeda motor, tapi mereka biasanya disediakan di sekitar sekolah. Selain melanggar peraturan lalu lintas, hal itu mengancam keberadaan angkutan umum karena berimbas sepinya penumpang dari kalangan pelajar,” ucapnya.

Karena itu, ia meminta kepada pihak terkait untuk lebih gencar memberikan sosialisasi dan larangan bagi pelajar di bawah usia 17 tahun yang menggunakan sepeda motor.

Terlebih, pelajar di bawah umur yang memakai kendaraan bermotor rentan menyebabkan kecelakaan. “Dampaknya sangat luas. Selain soal angkutan umum, kondisi psikologi yang masih labil sering menyebabkan kecelakaan,” tukasnya.

Editor : Kholistiono

Baca juga : Keberadaan Becak Motor di Pati Jadi “Ancaman” Bagi Angkutan Umum

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →