Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Menaker Berkunjung ke Kudus, Ini Kesan Teman Kuliahnya



Reporter:    /  @ 17:39:11  /  28 Februari 2016

    Print       Email
menteri e

Dawam Syaifudin beserta istrinya dan rekan-rekannya berfoto bersama Menteri Ketenagakerjaan di depan Pendapa Kudus (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Minggu (28/2/2016) pagi, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri berkunjung ke Kudus untuk membuka acara jalan sehat jalan sehat bersama ribuan buruh, dalam rangka ulang tahun ke-43 Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI).

Kesempatan ini, tak disia-siakan oleh Dawam Syaifudin (45) guru bahasa arab di MAN 2 Kudus.Dirinya rela menungu di depan Pendapa Kudus bersama istrinya untuk bisa sekadar bisa foto bersama menteri. “Setelah acara jalan sehat,dan Pak Hanif menuju pendapa, kemudian saya ikuti beserta istri saya, untuk minta foto bareng,” katanya.

Pria yang berdomisili di Desa Peganjaran,Kecamatan Bae tersebut, ternyata pernah satu kampus di saat masih duduk di bangku perkuliahan.

“Pak Dhakiriitu seangkatan dengan saya waktu kuliah. Yakni sama-sama kuliah di IAIN Salatiga. Dia juga satu kelas dan mengambil jurusan bahasa arab dengan saya,” tuturnya.

Dia menilai, Hanif Dhakiri yang menjabat sebagai menteri tersebut, dulunya sewaktu masih menjadi mahasiswa cukup aktif di organisasi. “Dahulunya Hanif itu aktif di kampus. Baik itu organisasi kampus dan sebagainya,” paparnya.

Tak hanya itu, Hanif juga dinilai komunikatif dengan mahasiswa lainya dan tanpa membedakan, baik yang aktivis atau mahasiswa biasa.

“Dia itu komunikatif dengan siapapun juga. Meskipun ketika saat saya minta foto bareng itu dia agak lupa,ya wajar, namanya juga sudah lama,” ungkapnya.

Editor : Kholistiono

 

Baca juga :

Ketika Pak Menaker Nyanyi Lagu Terajana, Begini Gayanya

Menaker Ajak Buruh Kudus untuk Jaga Hidup Sehat

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →