Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

Komisariat Sultan Hadirin PMII Cabang Jepara Gelar PKD



Reporter:    /  @ 16:51:00  /  28 Februari 2016

    Print       Email
Peserta PKD melakukan foto bersama dengan penulis buku "Kapitalisme, Negara, dan Masyarakat" Kristeva (Tengah berkacamata Hitam). (Istimewa)

Peserta PKD melakukan foto bersama dengan penulis buku “Kapitalisme, Negara, dan Masyarakat” Kristeva (Tengah berkacamata Hitam). (Istimewa)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Komisariat Sultan Hadirin Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Jepara menggelar Pelatihan Kader Dasar (PKD) se-Jawa Tengah, di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Pecangan Jepara, pada Jumat (26/2/2016).

Pada kegiatan yang mengambil tema “Penguatan Ideologi Gerakan Mahasiswa Menuju Kader Ulul Albab”, hadir kader-kader PMII nasional, di antaranya kader PMII UNISNU Jepara, Kudus, Blora, Rembang, Demak, Semarang, Lamongan, Tuban, Ponorogo, Surabaya, Yogyakarta dan dari Jambi.

Ketum PMII Cabang Jepara Fadli mengatakan,kader PMII diharapkan memiliki sikap intelektual tinggi, mampu tanggap dengan sekitar dan juga berani aksi untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan agama.

“Intelektual kader harus segera dibangun, karena kita sebagai agen perubahan harus bisa menguatkan kapasitas ideologi kita masing-masing untuk menjadikan kita kejenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.

Pada kesempatan itupula, Adul, Ketua Umum Komisariat Sultan Hadirin juga menekankan, agar usaimengikuti PKD, kader mampu menanamkan cita-cita PMII.

”Setelah ini, kalian semua harus mampu mengungkapkan makna dibalik tema besar PKD ini, mampu menumbuhkan solidaritas antarsemua kader, mempersiapkan sosok fasilitator yang siap diterjunkan untuk pendampingan kader, serta menyiapkan amunisi intelektual di semua bidang” tuturnya.

PKD sendiri, dilaksanakan tanggal 26-29 Februari.Dalam pembukaan acara, ditandai dengan bedah buku berjudul “Kapitalisme Negara dan Masyarakat” yang di bedah langsung oleh penulis buku tersebut yaitu Nur Sayyid Santoso Kristevadari Cilacap.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →