Loading...
You are here:  Home  >  Kesehatan  >  Artikel ini

Menaker Ajak Buruh Kudus untuk Jaga Hidup Sehat



Reporter:    /  @ 11:28:13  /  28 Februari 2016

    Print       Email
Menteri Tenaga Kerja Hanif Dakhiri bersama ribuan buruh di Kudus menggelar jalan sehat, di alun-alun, Minggu (28/2/2016). Acara ini digelar dalam rangka HUT ke-43 KSPSI. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Menteri Tenaga Kerja Hanif Dakhiri bersama ribuan buruh di Kudus menggelar jalan sehat, di alun-alun, Minggu (28/2/2016). Acara ini digelar dalam rangka HUT ke-43 KSPSI.
(MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Menteri Tenaga Kerja Hanif Dakhiri mengajak buruh di Kabupaten Kudus, untuk tetap sehat. Supaya buruh juga tidak terus menerus berpikir yang susah-susah.
Ajakan itu disampaikan Hanif, saat membuka acara jalan sehat bersama ribuan buruh, dalam rangka ulang tahun ke-43 Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI).

Acara jalan sehat sendiri, digelar di Alun-alun Kudus, Minggu (28/2/2016). Sejak pagi, ribuan buruh bersama Menteri Hanif menyusuri jalan-jalan di Kudus. Sedangkan start dan finishnya adalah di alun-alun.

Menurut Hanif, buruh tidak boleh terus menerus berpikir ”kenceng”. Ada saatnya buruh harus menikmati sesuatu yang lain, sehingga pikiran mereka tetap segar.

”Buruh di Kudus harus tahu kapan ”kenceng”, kapan enggak. Kapan harus demo kapan tidak. Harus tahu dosislah,” katanya.

Jalan sehat, menurut Hanif, menjadi salah satu alternatif bagi buruh untuk menyeimbangkan kehidupannya. Apalagi hal itu bagus untuk menjaga kesehatan.

”Hari ini tidak usah mikir yang susah-susah dulu. Mari kita sehat bareng-bareng. Kalau sehat kan, produktivitas akan naik,” jelasnya.

Jika produktivitas tinggi, maka hal itu akan berdampak kepada perusahaan. Di mana perusahaan juga akan melihatnya sebagai sesuatu yang bagus. ”Kalau produktivitas naik, maka perusahaan juga akan berpikir mengenai kesejahteraan buruh,” jelasnya.

Acara sendiri dihadiri Bupati Kudus H Musthofa, Ketua KSPSI Pusat Yoris Raweyai, dan sejumlah kepala lembaga atau instansi terkait. Panggung hiburan juga disediakan di alun-alun.

Editor: Merie

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →