Loading...
You are here:  Home  >  Ekonomi  >  Artikel ini

Terbentur Aturan, UMKM di Jepara Hanya Dibantu Penguatan Sumber Daya Manusia



Reporter:    /  @ 09:30:17  /  28 Februari 2016

    Print       Email
Ilustrasi

Ilustrasi

 

MuriaNewsCom, Jepara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara tidak mampu berbuat banyak untuk meningkatkan pembangunan sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Para pengusaha UMKM di Jepara hanya mendapatkan pelatihan untuk penguatan sumber daya manusia (SDM), baik skill maupun pemasaran saja. Hal ini seiring dengan telah diberlakukannya kebijakan pelarangan pemberian bantuan berupa hibah.

Hal itu diakui oleh Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Jepara, Dwi Riyanto. Menurutnya, khusus untuk UMKM, sementara ini bantuan hanya diintensifkan untuk penguatan SDM. Terutama dengan memberikan pelatihan dengan intensitas yang lebih banyak. Seperti, pengiriman pelaku UMKM ke pelatihan skill atau keterampilan dan pemasaran.

Sebenarnya hal ini sudah diberlakukan sejak tahun lalu. Kami belum memiliki skema pengganti hibah. Sebab, anggaran untuk hibah untuk UMKM sudah tidak ada. Untuk sementara, pengalihannya dengan memberikan banyak pelatihan SDM dan pengembangan mutu,” ujar Dwi kepada MuriaNewsCom, Sabtu (27/2/2016).

Lebih lanjut dia menjelaskan, kekurangan pemberian bantuan itu bisa ditutupi dengan program dari pemerintah pusat. Salah satunya dengan program pemberian pinjaman lunak. Untuk UMKM ada kredit usaha rakyat (KUR).

“Kami bersyukur karena pelaku usaha bisa memaklumi kondisi ini. Sejauh ini sudah tidak ada yang minta, sebab sudah tersosialisasi melalui berbagai cara, termasuk oleh bupati dan wabup, dan melalui kelompok usaha masing-masing,” imbuhnya.

Editor : Kholistiono

Baca juga : Pelaku UMKM Jepara Berharap Produknya Tembus ke Pasar Modern

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →