Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

Ini Tanggapan PT Kanindo Terkait Unjuk Rasa Warga Pendosawalan Jepara



Reporter:    /  @ 15:45:54  /  26 Februari 2016

    Print       Email
Aksi unjuk rasa yang dilakukan warga Pendosawalan (MuriaNewsCom/ Wahyu Khoiruz Zaman)

Aksi unjuk rasa yang dilakukan warga Pendosawalan (MuriaNewsCom/ Wahyu Khoiruz Zaman)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Ratusan warga Desa Pendosawalan, Kecamatan Kalinyamatan, Jepara menggelar unjukrasa tandingan setelah dua pekan lalu digelar unjukrasa penolakan terhadap keberadaan PT Kanindo Makmur Jaya.

Kali ini,ratusan orang tersebut menyatakan mendukung kebijakan Pemdes Pendosawalan mengenai keberadaan pabrik garmen tersebut, pada Jumat (26/2/2016) siang tadi.

Adanya aksi pro dan kontra, pihak PT Kanindo dan Petinggi Desa Pendosawalan angkat bicara. Aris Kristiyono, perwakilan dari PT Kanindo mengungkapkan, pihaknya berusaha untuk memberikan kemanfaatan kepada warga. Terkait dengan akses jalan yang sempat menjadi persoalan, kata dia, jalan memang akan dibangun diluar tembok perusahaan dan dilebarkan menjadi 2,5 meter yang digunakan untuk umum.

“Jika warga menginginkan perbaikan jalan dan saluran irigasi itu segera diperbaiki, kami meminta dukungan dari masyarakat. Perusahaan pada prinsipnya ingin sinergi dengan masyarakat,” ujar Aris, Jumat (26/2/2016).

Menurutnya, jalan yang semula setapak, oleh PT Kanindo, akan diperlebar dan dicor. Sehingga bisa memudahkan warga ketika ingin mengangkut hasil panen. Kebijakan ini ditempuh, justru untuk mengurangi volume air yang biasanya membanjiri sawah ‘ledok’.

Sementara itu, Petinggi Desa Pendosawalan Naufal Wachid membantah semua isu mengenai tuduhan soal dirinya yang menjual jalan dan saluran irigasi sebesar Rp 1 milyar kepada perusahaan.“Saya berani bertanggungjawab, tidak ada jual beli atau tukar guling jalan dan saluran air,” jelasnya.

Menurut Naufal, jalan yang dibelakang PT Kanindo awalnya merupakan jalan setapak, namun oleh pemerintah desa melalui peraturan desa (perdes) dilakukan pengalihan dan diperlebar.“Kita sudah berkoordinasi dengan pemkab soal perdes ini dan sejauh ini tidak ada masalah,” imbuhnya.

Editor : Kholistiono

Baca juga : Unjuk Rasa Tandingan Digelar Warga yang Pro Pabrik Garmen di Pendosawalan Jepara

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →