Loading...
You are here:  Home  >  Kesehatan  >  Artikel ini

DBD Serang 5 Anak di Puskesmas Rendeng Kudus



Reporter:    /  @ 11:30:13  /  26 Februari 2016

    Print       Email
Ilustrasi

Ilustrasi

 

MuriaNewsCom, Kudus – Penyakit demam berdarah dengue (DBD) memang tidak bisa dianggap enteng. Sebab penyakit tersebut jika tak tertangani secara serius, bisa menyebabkan kematian.

Puskesmas Rendeng, di Kecamatan Kota, Kudus, adalah salah satu instansi yang kedatangan pasien DBD. Tercatat, sampai sekarang ada lima orang penderita.

Salah seorang petugas Puskesmas Rendeng Kota, Maryani, mengatakan, Puskesmas Rendeng membawahi tujuh desa. Di antaranya yakni Gantengan, Rendeng, Mlati Norowito, Barongan, Kaliputu, Singocandi, dan Burikan. Akan tetapi di antara tujuh desa tersebut ada salah satu desa yang terdeteksi DBD. “Sebanyak 5 orang di satu RW,” kata Maryani, Jumat (26/2/2016).

Diketahui, lima orang itu berasal dari Desa Glantengan. Mereka berasal dari RW 4 Desa Glantengan. Jumlah penderita tersebut merupakan data Januari 2016. Sedangkan untuk data Februari belum dibuat.

Diketahui, warga yang kena DBD masih berusia dibawah usia 17 tahun atau usia pelajar. Rinciannya, usia 5 tahun ada dua anak, 13 tahun satu anak, 15 tahun satu anak dan balita berumur 10 bulan.

Kepala Desa Glantengan Ana Maryati mengatakan, kondisi di RW 4 sudah dilakukan pengasapan pada Kamis (25/2/2016).”Selain itu, kami akan terus mengontrol kebersihan di setiap lingkungan,” tegasnya.

Editor : Akrom Hazami

Baca juga :
10 Warga terjangkit DBD, 2 RT di Kaliwungu di Foging 
Nyamuk Penyebab DBD Tak Berani Serang 3 Desa di Kudus Ini 

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →