Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

Duh, Pansus Ranperda Kepariwisataan Jepara Minta Perpanjangan Waktu Lagi



Reporter:    /  @ 21:43:10  /  25 Februari 2016

    Print       Email
Ilustrasi

Ilustrasi

 

MuriaNewsCom, Jepara – Panitia khusus (Pansus) I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jepara yang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang usaha kepariwisataan kembali meminta tambahan waktu untuk melakukan tahapan. Padahal Ranperda itu merupakan Ranperda “warisan” dari tahun lalu.

Ketua Pansus I Japar mengatakan, tahapan dalam pembahasan Ranperda tersebut meliputi pembahasan tahap I, public hearing (dengar pendapat), mencari refrensi melalui studi banding ke daerah lain dan audiensi ke Kementrian Pariwisata serta Kementerian Hukum dan HAM. Selanjutnya penyempurnaan materi Ranperda, uji materi dan penetapannya.

”Sampai dengan batas waktu yang ditentukan, pansus I telah melalui tahapan ketiga, yakni mencari referensi atau studi banding. Sehingga tahapan berikutnya, kami menyepakati adanya perpanjangan waktu guna melaksanakan tahapan berikutnya,” ujar Japar, Kamis (25/2/2016).

Menurutnya, penyempurnaan materi tersebut antara lain, tentang perizinan sesuai dengan Pasa 15 UU Nomor 10 Tahun 2009 tentang kepariwisataan. Kemudian mengenai sanksi adaministrasi dan ketentuan pidana bagi pelaku usaha kepariwisataan yang melanggar.

”Itu termasuk kajian persyaratan dasar usaha karaoke yang tertuang pada Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 16 Tahun 2014 tentang standar usaha karaoke. Jadi sesuai undang-undag keberadaan karaoke harus diatur,” imbuhnya.

Lantaran proses yang harus dilalui cukup panjang, Japar berharap bisa menyelesaikan pembahasan pansus I ini sebelum 2017.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →