Loading...
You are here:  Home  >  Kesehatan  >  Artikel ini

Mitos atau Fakta, Donor Darah Bisa Gemuk



Reporter:    /  @ 18:24:18  /  25 Februari 2016

    Print       Email
Kegiatan donor darah tampak dilakukan di salah satu sudut di Kabupaten Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Kegiatan donor darah tampak dilakukan di salah satu sudut di Kabupaten Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Di masyarakat berkembang kabar kalau dengan melakukan donor darah, maka seseorang yang dulunya kurus, bisa menjadi gemuk. Tidak hanya gemuk, bahkan seseorang yang mendonorkan darahnya akan kecanduan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus dokter Maryata mengatakan, dengan melakukan donor darah maka tubuh akan  mengalami pergantian sel darah yang diambil. Hal itu akan membuat tubuh menjadi segar karena sel darah yang dihasilkan adalah sel darah muda.

“Dengan demikian tubuh akan menjadi segar dan fit dibandingkan dengan sebelumnya,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Menurut dia, donor sebenarnya tidak dapat membuat seseorang menjadi gemuk. Bahkan kajian akademis tentang hal itu juga tidak ada yang menyebutkan kalau donor darah akan membuat orang gemuk.

Namun, dia mengungkapkan kalau seseorang yang selesai donor dan memiliki tubuh yang lebih fit, maka dapat membantu mendorong dan meningkatkan nafsu makan. Sehingga dengan lebih banyak makan dapat membuat tubuh menjadi gemuk.

“Kalau penjelasan gemuk karena nafsu makan bertambah mungkin iya, dapat membuat seseorang yang usai berdonor akan menjadi gemuk. Tapi kalau gara-gara donor jadi gemuk, bukan. Nanti malah yang ingin gemuk, donor dan yang sudah gemuk, tidak mau donor,” ujarnya.

Mitos lain yang berkembang dalam masyarakat adalah donor juga dapat membuat candu bagi pendonor. Hal itu juga menjadi perbincangan di kalangan masyarakat. Bahkan ada pula dari kabar tersebut yang membuat warga tidak berani donor.

Kabar itu juga disanggah oleh Maryata. Menurutnya, donor darah tidak membuat kecanduan. Sebab hal itu hanya dianggap sebagai mitos.

“Kalau candu tidak benar, tapi kalau darah tidak lama di donor, dapat membuat tubuh jadi lemas karena tidak ada pergantian dengan sel darah yang lebih muda. Dan ketika donor akan menjadi segar kembali. Mungkin itu yang disebut candu,” jelasnya.

 Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →