Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Awas, Banyak Biro Umrah dan Haji Abal-abal



Reporter:    /  @ 17:51:28  /  25 Februari 2016

    Print       Email
Kegiatan Pembinaan Usaha Perjalanan Pariwisata di Jawa Tengah oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jateng di @home (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Kegiatan Pembinaan Usaha Perjalanan Pariwisata di Jawa Tengah oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jateng di @home (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Bagi warga yang akan menjalankan umrah dan haji, diminta untuk lebih waspada terhadap biro umrah dan haji. Karena, saat ini tak sedikit penyedia jasa perjalanan umrah dan haji yang abal-abal.

Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kementrian Agama Jawa Tengah Noor Badi mengatakan, saat ini banyak biro umrah dan haji yang tidak sesuai dengan aturan. Akibatnya, konsumen yang dirugikan.

“Banyak yang terjebak dengan harga murah, namun sebenarnya justru hal itu merugikan pendafatar. Seperti halnya, dengan harga Rp 3,5 juta, sudah bisa umrah. Tawaran umrah dengan harga tersebut, jelas tidak masuk akal,” katanya saat Kegiatan Pembinaan Usaha Perjalanan Pariwisata di Jawa Tengah oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jateng di @home, Kamis (25/2/2016).

Menurutnya masyarakat perlu cerdas dalam memilih tawaran. Jangan hanya tergiur dengan harga yang amat murah, namun nantinya justru dirugikan.

Dia menyebutkan, penyelengara perjalanan ibadah umrah (PPIU) di Jateng sebenarnya tidak banyak. Bahkan, di Jateng hanya terdapat delapan kantor pusat resmi tingkat Jateng dan 10 kantor cabang yang terdapat di beberapa kabupaten.

“Untuk kantor pusat, wilayah Kota Semarang ada tujuh dan yang satu ada di Kabupaten Batang. Sedangkan cabangnya, tersebar di beberapa daerah se-Jateng. Seperti halnya di Kabupaten Pekalongan, Wonosobo, Kota Semarang, Tegal, Banyumas, Kebumen dan Surakarta. Nama cabangnya, umumnya sesuai dengan nama kantor pusat,” ungkapnya.

Dia menyebutkan, untuk di Kudus, tidak masuk dalam daftar PPIU Jateng. Pihaknya juga tidak mengetahui alasan Kudus tidak masuk dalam daftar.

Editor : Kholistiono

 

Baca juga : Biro Umroh di Pati Banyak Ilegal

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →