Loading...
You are here:  Home  >  Ekonomi  >  Artikel ini

Kisah Inspiratif Satpol PP Kudus Ini Keren



Reporter:    /  @ 16:58:07  /  25 Februari 2016

    Print       Email
Anggota Satpol PP Kudus Wartono menunjukkan produk terasi yang dijualnya. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Anggota Satpol PP Kudus Wartono menunjukkan produk terasi yang dijualnya. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Biasa garang saat razia PGOT, atau saat melakukan razia, anggota Satpol PP memang kerap ditakuti.

Tapi siapa sangka di balik kegarangannya, ada juga anggota Satpol PP yang menunjukkan sikap sisi lain. Dan itu sangat inspiratif. Ya, dia adalah Wartono (57), anggota Satpol PP Kudus.

Dia berjualan terasi kemasan. Biasanya, terasi kemasannya dijual di lingkungan kantor Pemkab Kudus.
“Sebenarnya saya itu sudah menjajakan menjual terasi kemas sekitar tahun1990 di kantor ini, atau juga saya titipkan di toko yang berada di pasar Bitingan Kudus,” katanya.

Dia menjamin, jika aktivitas wirausahanya itu tidak mengganggu tugasnya sebagai abdi pemkab.
“Rata rata pembeli itu pegawai atau tamu pendapa. Secara otomatis di saat mereka ada acara di pendapa atau rapat, baru membeli terasi,” tuturnya.

Diketahui, menjual terasi tersebut dilakoninya saat gaji yang diterimanya sangat tidak mencukupi kebutuhan keluarga. Karena itu, dia memutar otak dengan menjual te4rasi asal Juwana Pati.

Pria yang berasal dari Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, ini menjual terasinya dengan harga Rp 6.500 per bungkus. Selain itu, setiap bungkusnya yang berbentuk sabun mandi ini beratnya setara 1 ons.

Dia melanjutkan, harga terasi yang terjual itu bermacam macam. Yakni mulai dari Rp 4.000, Rp. 5000, Rp 5.500 dan Rp 6. 500 per bungkus.

“Biasanya pegawai membeli saat ada waktu luang atau istirahat. Selain itu, mereka juga terkadang membeli lebih dari satu bungkus,” tuturnya.

Rata-rata dalam satu bulan dia bisa menjual terasi sebanyak 15 kg. Hal ini akan terus dilakukan mengingat hasilnya menguntungkan.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →