Loading...
You are here:  Home  >  Kuliner  >  Artikel ini

Larisnya Sego Tewel di Pati Ini, Ratusan Porsi Habis dalam 3 Jam



Reporter:    /  @ 12:10:13  /  25 Februari 2016

    Print       Email
Siti tengah mengambil sayur tewel untuk disajikan kepada pembeli. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Siti tengah mengambil sayur tewel untuk disajikan kepada pembeli. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Sego tewel dikenal sebagai kuliner khas Desa Tambakromo, Kecamatan Tambakromo, Pati. Salah satu penjual yang bisa ditemui di pinggiran jalan, antara lain Siti Sofiah (45) yang berjualan sejak 1988.

Siti pun sebetulnya tidak memulainya pada 1988, tetapi meneruskan mertuanya yang berjualan sego tewel sedari awal. Bahkan, mertuanya sebetulnya berjualan sego tewel dengan meneruskan orangtuanya.

”Ini memang turun temurun. Saya termasuk generasi ketiga dari Mbah Warti dan Mbah Rasiah. Menu yang saya jual juga sama dengan generasi sebelum saya,” ujar Siti saat didatangi MuriaNewsCom di warungnya, Rabu (24/2/2016) malam.

Siti biasanya mulai membuka warungnya sekitar pukul 16.30 WIB dan sudah habis sekitar pukul 20.00 WIB. Dalam waktu kurang lebih tiga jam saja, ratusan porsi sego tewel yang disediakan Siti ludes diserbu pembeli.

Dalam waktu yang singkat itu pula, Siti mengaku menyediakan 30 kilogram beras dengan sayur tewel sebanyak 3 panci besar. Kendati begitu, nasinya itu selalu habis tak lebih pukul 20.00 WIB.

Ia mengatakan, sego tewel memiliki cita rasa yang asin, gurih, dan pedas sesuai dengan lidah orang Pati. Meski demikian, pengunjung ternyata tak saja berasal dari Pati, tetapi juga wisatawan dari luar daerah seperti Jakarta.

Saat ini, Siti memiliki lima karyawan yang ikut membantu memasak, cuci piring, hingga melayani pembeli. Warungnya tak pernah sepi dari pengunjung.

Editor : Titis Ayu Winarni

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →