Loading...
You are here:  Home  >  Hukum & Kriminal  >  Artikel ini

Lakukan Aksi Bejatnya Berkali-kali Selama 3 Hari, Penjual Nasi Goreng Asal Pati Ini Diancam Hukuman Minimal 5 Tahun Penjara



Reporter:    /  @ 20:37:28  /  24 Februari 2016

    Print       Email
Ilustrasi

Ilustrasi

 

MuriaNewsCom, Pati – Remaja berinisial DW (17), warga Kecamatan Margorejo, Pati yang masih berusia 17 tahun digagahi seorang pria penjual nasi goreng yang diketahui bernama Anggit, warga Kecamatan Pati.

Baca juga : Cabuli ABG di Bawah Umur, Penjual Nasi Goreng Asal Pati Ini Ditangkap Polisi 

Hal itu terungkap setelah petugas Polres Pati membekuk pelaku saat menjual nasi goreng. Dari hasil pengakuan pelaku, korban awalnya digagahi sebanyak tiga kali pada malam tahun baru 31 Desember 2015 hingga 1 Januari 2016.

”Awalnya pelaku pamit kepada orangtua korban untuk memulangkan anaknya itu pukul 16.00 WIB. Tapi, korban tak kunjung pulang hingga malam hari, bahkan selama tiga hari,” kata Kapolres Pati AKBP R Setijo Nugroho melalui Kasubbag Humas AKP Sri Sutati kepada MuriaNewsCom, Rabu (24/2/2016).
Hari kedua, korban bukannya dipulangkan ke rumah, tetapi justru kembali diinapkan ke hotel lain. Di sana, keduanya diduga melakukan hubungan intim sebanyak lima kali.

Setelah check out dari hotel kedua, korban masih belum dipulangkan ke rumahnya, tetapi justru diajak ke rumah temannya di Gabus untuk dimintakan baju ganti. Di sana, keduanya diduga kembali berhubungan intim.

”Orangtua bingung karena anaknya tidak pulang-pulang. Akhirnya orangtua melaporkan kejadian itu kepada polisi. Setelah dilakukan penyelidikan, kami akhirnya melakukan penangkapan kepada pelaku,” tambahnya.
Ia mengatakan, korban dipulangkan ke rumah sekitar pukul 03.00 WIB dini hari setelah korban diajak nongkrong di warung temannya. Itupun korban tak diantar sampai rumah, tapi sampai di gang menuju rumah.

Atas perbuatannya yang menggagahi remaja di bawah umur, pelaku dijerat dengan Pasal 81 ayat 2 undang-undang Perlindungan Anak Nomor 35 tahun 2014 dengan ancaman kurungan penjara antara lima hingga 15 tahun.

Editor : Titis Ayu Winarni

 

Baca juga : Sering Nonton Film Porno, Pria Paruh Baya Ini Cabuli Siswi SD

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →