Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

Ini Reaksi Polos Bocah 8 Tahun Saksikan Pemuda Tewas Gantung Diri Pakai Tali Rafia di Jepara



Reporter:    /  @ 15:04:28  /  24 Februari 2016

    Print       Email
Ilustrasi

Ilustrasi

 

MuriaNewsCom, Jepara – Aksi nekat bunuh diri dengan gantung diri yang dilakukan Abdul Basit (25), kali pertama diketahui oleh bocah berusia delapan tahun.

Diketahui, pemuda itu ditemukan gantung diri di Desa Dongos, Kecamatan Kedung, Jepara. Penemuan tersebut bermula dari bocah berusia delapan tahun bernama Ahsan pulang dari madrasah diniyah sekitar pukul 16.00 WIB. Kemudian, saat sampai di rumah dia melihat pelaku menggantung di sebelah ruang dapur rumahnya.

Selanjutnya, bocah tersebut memberitahu orang tuanya, yakni Nur Jayati. Kemudian memberitahu warga sekitar.

“Kemudian korban diturunkan, namun didapati sudah dalam kondisi meninggal dunia,” kata Kapolsek Kedung AKP Hendrik Irawan kepada MuriaNewsCom, Rabu (24/2/2016).

Lebih lanjut Hendrik mengemukakan, pelaku gantung diri menggunakan tali plastik rafia berukuran 3,15 meter. Tali tersebut juga sudah diamankan sebagai barang bukti peristiwa tersebut.

Kasus tersebut dinilai sebagai murni bunuh diri. Sebab dari pihak keluarga mengaku jika pelaku sudah lama mengalami gangguan kejiwaan. Bahkan, sebelum peristiwa gantung diri itu, dia juga menyampaikan bahwa dirinya mendapatkan bisikan dari mahluk halus untuk gantung diri.

“Tidak ada luka-luka dalam tubuh pelaku, dan tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Pelaku ditemukan dalam kondisi layaknya orang gantung diri, dengan bekas jeratan melingkar di leher, dan ciri-ciri lainnya,” imbuhnya.

Editor : Akrom Hazami

Baca juga :Diduga Dapat Bisikan Gaib, Pemuda Ini Bunuh Diri di Jepara 

 

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →