Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Ribuan Mahasiswa Kudus Terkena “Sempurnanya” Musik Akustik



Reporter:    /  @ 21:41:56  /  23 Februari 2016

    Print       Email
Akustik Band, Band asal UMK menyanyikan lagu Sempurna di panggung Fasbu, di Auditorium Universitas Muria Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Akustik Band, Band asal UMK menyanyikan lagu Sempurna di panggung Fasbu, di Auditorium Universitas Muria Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Ribuan mahasiwa asal UMK dan STAIN, malam ini tengah menikmati alunan musik akustik dari pegiat seni dari masing-masing kampus tersebut. Bahkan, mereka tak jarang menyuarakan suaranya mengikuti lagu yang didendangkan.

Seperti halnya lagu Sempurna yang dipopulerkan oleh Andra n The Back Bon serta dipopulerkan lagi oleh Gita Gutawa. Pada saat lagu itu dinyanyikan, ribuan pengunjung yang hadir dalam Forum Apresiasi Sastra dan Budaya Kudus (FASBUK) juga mengikuti musik dengan ikut bernyanyi yang dibawakan Akustik Band karya mahasiswa UMK.

Selain lagu tersebut, pertunjukan malam ini Selasa (23/2/2016) juga berlangsung dengan banyak lagu lainnya. Sebab penampilan bukan hanya dari UMK saja, melainkan dari STAIN juga tampil.
Arifin, panitia penyelenggara dari FASBUK mengatakan, pentas malam ini merupakan apresiasi sastra kampus. Pesertanya adalah delegasi STAIN yang memiliki nama SMS. ”SMS itu STAIN musik studio mereka biasa fokus di paduan suara dan band, namun pada Ruang FASBUK kami mengharapkan mereka berkarya lewat musikalisasi puisi ciptaan mereka,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Selain itu, Saiful Huda seorang anggota teater kampus, juga diberi ruang untuk membaca cerpen dengan ide gagasannya sendiri. Tidak hanya itu, penampilan dari Teater Obeng asal TI UMK juga semakin memeriahkan pementasan pada malam ini.

Arifin mengatakan, meski banyak yang pentas dari mahasiswa STAIN, namun lokasi pementasan dilakukan di auditorium UMK. Hal itu tidak menjadi persoalan, sebab mereka menggunakan mama FASBUK, jadi pelaku seni diapresiasi.

”Tiap bulan ada pementasan. Dan temanya juga berubah-ubah. Bulan kemarin menampilkan pertunjukan teater, pada bulan ini lebih ke seni musik,” ungkapnya.

Rencananya, tahun depan akan dilakukan apresiasi yang sama. Namun pertunjukan yang disuguhkan adalah tari. ”Masih sebatas rencana, mudah-mudahan dapat lancar seperti malam ini juga,” jelasnya.

Editor : Titis Ayu Winarni

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →