Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

Dubes Inggris Sambangi  Pemkab Jepara untuk Pastikan Penerapan SVLK



Reporter:    /  @ 19:43:50  /  23 Februari 2016

    Print       Email
Dubes Inggris saat berkunjung ke Jepara (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

Dubes Inggris saat berkunjung ke Jepara (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Pemerintah Inggris diwakili Duta Besar untuk Indonesia menyambangi Kabupaten Jepara untuk melihat dampak dan realisasi dari penerapan Sistem Verifikasi Legalitas Kayu(SVLK). Pemerintah Inggris juga  menaruh perhatian serius terhadap persyaratan legalitas  bagi Industri Kecil Menengah (IKM) mebel Jepara.

Kedatangan rombongan Dubes Inggris diterima  Bupati Jepara yang diwakili Sekda didampingi Asisten II, Kepala Disindag, Kepala Hutbun,  BPMPT, perekonomian dan instansi terkait di Ruang Pringgitan Pendopo Kabupaten Jepara pada 22 – 23  Februari 2016.

Rombongan, juga  menyambangi penyedia bahan baku mebel, kemudian penggergajian kayu hingga penyedia produk mebeler di wilayah Kabupaten Jepara.

Duta Besar Inggris untuk Indonesia, ASEAN dan Timor Leste Moazam Malik mengatakan, negaranya sangat menjaga kerjasama dengan Indonesia, khusunya dalam pelaksanaan SVLK. Sehingga, diharapkan ekspor mebel Indonesia masuk di negaranya dan Uni Eropa tanpa hambatan.

Untuk itu dalam dua hari kedepan, pihaknya akan fokus pada  isu-isu industri kayu di Jepara. Pihaknya juga menggali dan melihat langsung beberapa perusahaan dan industri mebel, sistem regulasi maupun LSM, serta hambatan yang perlu dibicarakan bersama.

Kedatangan duta besar yang baru setahun bertugas di Indonesia ini juga ingin bekerjasama dengan pemerintah kedepan. Utamanya dalam menjaga sumber daya alam (SDA) dan akses perusahaan serta industri dengan produk-produknya.

“Kunjungannya ini dalam rangka bertemu para pengusaha yang terkait dengan industri kayu di Jepara. Keberadaan SVLK bisa digunakan untuk menjaga sumber daya alam serta untuk memperluas akses ke pasar internasional,  khususnya pasar Eropa,” kata MoazamMalik.

Editor : Kholistiono

 

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →