Loading...
You are here:  Home  >  Ekonomi  >  Artikel ini

Harga Gula Tumbu Melambung Capai Rp 12 Ribu/Kg



Reporter:    /  @ 19:31:19  /  23 Februari 2016

    Print       Email
Pembuatan gula tumbu di daerah Dawe melimpah saat panen tebu. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Pembuatan gula tumbu di daerah Dawe melimpah saat panen tebu. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Sulitnya mendapatkan gula tumbu disaat musim hujan memang membuat harganya melambung tinggi. Pasalnya gula tebu tersebut, kini mencapai Rp 12 ribu/kg melonjak 50 persen lebih, dibanding harga saat musim tebu yang berkisar Rp 5 ribu/kg.

Mudri (52) warga Cendono RT 4 RW 6, Kecamatan Dawe pembuat gula tumbu ini misalnya. Sebelum musim panen tebu tiba, ia tidak memproduksi.

”Saya tidak memproduksi lantaran musim panen masih sekitar 5 bulan lagi. Yakni sekitar Juni akhir atau awal Juli. Karena itu, kini harga gula tumbu ya kisaran Rp 12 ribu/kg atau sekitar Rp 1,2 Juta per tumbunya atau keranjang yang memuat 1 kuintal,” tuturnya.

Dia melanjutkan, musim hujan ini tidak satupun perajin yang memproduksi gula tumbu. Baik itu produsen di Kecamatan Dawe atau Bae. Namun ada satu produsen besar di Kudus yang mempunyai stok.

”Kalau menurut saya, para pembuat gula tidak memiliki stok. Sebab barang itu setelah jadi langsung diangkut pembeli. Jika ada yang mempunyai stok, itupun hanya beberapa keranjang saja,” tuturnya.

Nantinya saat musim panen tebu tiba, harga gula tumbu bisa turun atau normal kembali.  ”Ya kisaran Rp 5 ribu/kg atau Rp 500 ribu per kuintalnya,” tuturnya.

Sementara itu, disaat panen nanti untuk harga tebu diperkirakan mencapai Rp 4 juta per 8 ton atau setara seluas lahan 1.400 m atau satu kotak kebun tebu. ”Kami harap harga tersebut bisa bertahan hingga penen selasai. Sebab jika penen raya dan barang menumpuk, maka harga tebu menurun drastis,” tegasnya.

Editor : Titis Ayu Winarni

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →